Pengunjung Online : 219
Anda pengunjung ke 3.622.244 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
|
|
ARTIKEL TERBARU
| Total Artikel (Bahasa Indonesia) : 435 |
|
 | 27 Juni 2008 16:24 Oleh : Daniel Perret Pendahuluan Di samping kesatuannya, Dunia Islam menunjukkan keaneka-ragamnya melalui ciri-ciri yang dihasilkan oleh sesuatu masyarakat pada satu zaman tertentu. Di antara ciri-ciri ini terdapat hasil kesenian berkaitan dengan kematian, yaitu batu nisan. Di antara batu nisan Islam yang terawal di Asia Tenggara ...
detail  » |
 | 23 Juni 2008 16:08 Oleh : Soeroso M. P. Peninggalan di Sepanjang Sungai Batanghari Ketika tahun 1820 Kapten S. C. Crooke yang berkebangsaan Inggris pertama kali mengunjungi peninggalan-peninggalan di Muara Jambi, ia melaporkan bahwa "Muara Jambi merupakan bekas kota, yang memiliki sejumlah runtuhan bangunan bata dan batu yang berisi sejumlah arca dan ...
detail  » |
 | 21 Juni 2008 14:34 Pagi itu (23/02/2008) matahari bersinar cerah, secerah wajah-wajah petugas perbatasan Sungei Tujoh (perbatasan antara Brunei Darussalam-Miri) yang sedang merayakan hari kemerdekaan negaranya yang ke-24. Suasana sepi. Tidak ada taksi atau angkutan umum yang lewat. Hanya sesekali tampak bus jurusan Miri-Jerudong melintas. Empat kru ...
detail  » |
 | 21 Juni 2008 09:16 Oleh : Dr. Novi Kussuji Indrastuti, M.Hum. 1. Pendahuluan Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara yang bertetangga dekat. Oleh karena itu, hubungan baik di antara kedua negara tersebut harus dijaga. Salah satu cara untuk menjalin hubungan baik itu adalah dengan mengembangkan komunikasi efektif. Istilah komunikasi ...
detail  » |
 | 14 Juni 2008 21:54 Oleh : Jamal D Rahman Usaha merevitalisasi kebudayaan Melayu akhir-akhir ini berlangsung cukup marak, terutama di Riau. Berbagai kegiatan berkaitan dengan usaha menghidupkan atau menyemarakkan kembali kebudayaan Melayu kerap dilakukan, mulai dari penerbitan buku, festival, seminar, sampai pemberian penghargaan kepada ...
detail  » |
 | 14 Juni 2008 21:30 Suku Makassar salah satu suku bangsa yang mobilitasnya sangat tinggi. Di setiap kota, seperti di Alor Kecil, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, bahkan di sejumlah negara, ada komunitas Makassar atau perkampungan Makassar. Latar belakang merantau (sompe`) dan bermigrasi (malleke` dapureng) bukan karena kelaparan, dapur tidak ...
detail  » |
 | 13 Juni 2008 14:39 Oleh: Muchlis Paeni Kurang lebih dua dasawarsa lampau, Alvin Toffler mengejutkan dunia ketika Ia dalam bukunya The Third Wave (1980) membagi peradaban umat manusia dalam tiga fase. Pertama, peradaban yang lahir akibat munculnya temuan-temuan dalam bidang pertanian; kedua, peradaban yang lahir sebagai hasil ciptaan dari ...
detail  » |
 | 13 Juni 2008 11:27 Oleh: Sofwan “…orang-orang Bugis/Makassar tersebut pertama kali memperkenalkan ajaran-ajaran agama Islam kepada masyarakat Jembrana yang beragama Hindu Bali. Seiring dengan waktu, maka semakin kuat persatuan di antara kedua belah pihak, muslim dan warga asli Bali yang beragama Hindu. Bahkan, tercatat, ada juga seorang anggota keluarga I ...
detail  » |
|