Senin, 15 September 2014   |   Tsulasa', 20 Dzulqaidah 1435 H
Pengunjung Online : 639
Hari ini : 29.734
Kemarin : 34.487
Minggu kemarin : 226.260
Bulan kemarin : 677.761
Anda pengunjung ke 97.120.191
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Pantun Pembangkit Semangat

Pantun ini berisikan anjuran untuk tidak mudah patah arang; menjaga harga diri, meski keadaan diri sesungguhnya dalah keadaan lemah dan tak berdaya. Menjaga harga diri (marwah) merupakan bagian dari pembangkit semangat, karena ketika harga diri telah hilang, maka mati adalah pilihan yang lebih baik. Pantun pembangkit semangat pada masyarakat Melayu cenderung ditujukan kepada semangat laki-laki dalam menjaga kehormatan, pantang takut ditantang perang. Musuh tidak dicari, namun ketika datang janganlah lari. Keberanian patutlah disandang, mengingat kematian bukanlah hal menakutkan karena sepenuhnya di tangan Allah SWT. Secara garis besar pantun pembangkit semangat dibagi ke dalam tiga kategori besar, yakni pantun pembangkit semangat etik, pantun pembangkit keberanian dan pantun pembangkit semangat kehidupan antar sesama. Dari ketiga kategorisasi pantun tersebut mempunyai kesamaan isi dan rima, yakni pantun pembangkit semangat ini berisi prasyarat, seperti:  

Biar...
Asal...

Biar...
Tapi...

Meski...
Namun...

Walau...
Tapi....

Daripada...
Sebaiknya

Contoh pantun seperti berikut:  

  1. Pantun Pembangkit Semangat.
  2. Pantun Pembangkit Keberanian.
  3. Pantun Pembangkit Semangat Hidup.
Dibaca : 63.375 kali.