Jumat, 29 Agustus 2014   |   Sabtu, 3 Dzulqaidah 1435 H
Pengunjung Online : 367
Hari ini : 2.553
Kemarin : 20.124
Minggu kemarin : 150.178
Bulan kemarin : 420.919
Anda pengunjung ke 97.066.821
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Kesenian Melayu

Kesenian Melayu adalah perihal keahlian orang Melayu dalam mengekspresikan ide-ide estetika, sehingga menghasilkan benda, suasana, atau karya lainnya yang menimbulkan rasa indah dan decak kagum. Kesenian ini diciptakan sendiri oleh masyarakat Melayu dan menjadi milik mereka secara bersama. Oleh sebab itu, kesenian Melayu merupakan representasi budaya Melayu. Bisa dikatakan pula bahwa, kesenian Melayu ini merupakan bagian dari usaha orang Melayu untuk merespons, memahami, menafsirkan dan menjawab permasalahan yang mereka hadapi. Yang membedakan kesenian Melayu dari kesenian lainnya adalah latar belakang tradisi dan sistem budaya yang melahirkan kesenian tersebut. Latar belakang tradisi dan sistem budaya berkaitan dengan pengetahuan, gagasan, kepercayaan, nilai, norma dan lain-lain. Karena tradisi dan sistem budaya Melayu berbeda dengan sistem budaya lain, misalnya Jawa, maka pola ekspresi, tujuan dan falsafah nilai dalam kesenian Melayu juga berbeda dengan kesenian Jawa. Dalam pengertian ini, kesenian tidak hanya sebagai ekspresi keindahan, tapi juga sebagai media penyampai pesan. Ide-ide estetika dan pesan budaya di atas terwujud dalam seni tari, seni musik, seni tenun, seni ukir, seni lukis, seni bela diri, seni teater dan permainan rakyat. Masing-masing bagian dikategorisasi lagi berdasarkan fase historis dan profanitas. Berdasarkan fase historis, kesenian Melayu terbagi dua: tradisional dan kontemporer; berdasarkan profanitas, kesenian ini juga terbagi dua: sakral dan profan.
  1. Seni Tari. (3)
  2. Seni Musik. (2)
  3. Seni Tenun. (11)
  4. Seni Ukir. (4)
  5. Teater Rakyat. (18)
  6. Permainan Rakyat. (2)
  7. Seni Lukis.
  8. Seni Bela Diri. (6)
  9. Seni Pertunjukan Lain. (3)
  10. Seni Kerajinan. (4)
Dibaca : 98.085 kali.