Kamis, 24 Juli 2014   |   Jum'ah, 26 Ramadhan 1435 H
Pengunjung Online : 1.868
Hari ini : 15.315
Kemarin : 2
Minggu kemarin : 157.256
Bulan kemarin : 128.832
Anda pengunjung ke 96.935.531
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Seni Ukir

Seni ukir adalah seni membentuk gambar pada kayu, tempurung, bambu, batu, logam dan bahan lainnya. Hasilnya berupa gambar atau hiasan yang indah, dengan bagian-bagian yang cekung dan cembung yang disebut relief. Di samping berbentuk relief, ukiran ada juga yang berlubang (tembus). Ukiran biasanya memiliki berbagai tema, biasanya terinspirasi dari tumbuhan, hewan, alam, manusia, atau bahkan suatu cerita. Kekhasan seni ukir Melayu tampak dalam corak dan ragi yang didominasi oleh unsur tumbuhan dan hewan, walaupun unsur lain, seperti alam dan kaligrafi juga berkembang. Dalam tradisi ukiran Melayu, contohnya Riau, terdapat tiga kelompok induk corak dan ragi ukiran dari unsur tumbuhan (flora), yaitu: kaluk pakis, bunga-bungaan dan pucuk rebung; sementara dari unsur hewan (fauna), terdapat ukiran semut beriring, lebah bergantung, itik sekawan, naga dan burung. Hasil ukiran ini dapat dilihat pada benda-benda seperti perahu, tembikar, nisan makam, senjata, ornamen rumah dan masjid, alat musik, regalia kerajaan, perhiasan dan benda lainnya. Portal ini akan memaparkan tentang seni ukir Melayu yang pernah ada dan berkembang di masyarakat Melayu dari berbagai kawasan.
  1. Seni Ukir Pekanbaru. (3)
  2. Seni Ukir Indragiri Hilir.
  3. Ragam Jenis Ukiran Toraja, Sulawesi Selatan (Bagian Ke-1).
  4. Ragam Jenis Ukiran Toraja, Sulawesi Selatan (Bagian Ke-2).
Dibaca : 47.687 kali.