Rabu, 23 Juli 2014   |   Khamis, 25 Ramadhan 1435 H
Pengunjung Online : 1.183
Hari ini : 4.418
Kemarin : 2
Minggu kemarin : 157.256
Bulan kemarin : 128.832
Anda pengunjung ke 96.933.398
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Hikayat

a:3:{s:3:

Hikayat berasal dari bahasa Arab hikayah yang berarti kisah, cerita, atau dongeng. Pengertian mengenai hikayat ini bisa ditelusuri dalam tradisi sastra Arab dan Melayu lama. Dalam sastra Melayu lama, hikayat diartikan sebagai cerita rekaan berbentuk prosa panjang berbahasa Melayu, yang menceritakan tentang kehebatan dan kepahlawanan orang ternama dengan segala kesaktian, keanehan dan karomah yang mereka miliki. Orang ternama tersebut biasanya raja, putera-puteri raja, orang-orang suci dan sebagainya. Hikayat termasuk genre yang cukup populer di masyarakat Melayu dengan jumlah cerita yang cukup banyak. Kemunculan genre ini merupakan kelanjutan dari ceritera pelipur lara yang berkembang dalam tradisi lisan di masyarakat, kemudian diperkaya dan diperindah dengan menambah unsur-unsur asing, terutama unsur Hindu dan Islam. Dalam kehidupan masyarakat Melayu sehari-hari, hikayat ini berfungsi sebagai media didaktik (pendidikan) dan hiburan.

Berdasarkan fase historis, hikayat dalam sastra Melayu lama bisa dibagi tiga yaitu: (1), hikayat berunsur Hindu; (2), hikayat berunsur Hindu-Islam; dan (3), hikayat berunsur Islam. Hikayat yang berunsur Hindu berinduk pada dua hikayat utama: Hikayat Sri Rama dan Mahabbhrata. Dari dua kisah ini, kemudian berkembang kisah atau hikayat lain seperti Hikayat Pandawa Lima dan Hikayat Sri Rama. Hikayat yang mengandung unsur Hindu dan Islam merupakan hikayat yang berasal dari tradisi Hindu, kemudian diubahsuai dengan memasukkan unsur-unsur Islam. Contohnya adalah Hikayat Jaya Lengkara, Hikayat Si Miskin dan Hikayat Inderaputera. Sedangkan hikayat yang hanya berunsur Islam adalah hikayat yang berasal dari tradisi sastra Arab-Persia. Contohnya adalah Hikayat 1001 Malam, Hikayat Qamar al-Zaman dll.

Berdasarkan isi, hikayat dapat digolongkan ke dalam tiga jenis yaitu: (1), jenis rekaan, contohnya Hikayat Malim Dewa; (2), jenis sejarah, contohnya Hikayat Hang Tuah, Hikayat Pattani dan Hikayat Raja-raja Pasai; (3), jenis biografi, contohnya Hikayat Abdullah dan Hikayat Sultan Ibrahim bin Adam. Dalam portal ini, uraian mengenai hikayat dipaparkan secara jelas dan sistematis.

Kredit foto : www.ub.leidenuniv.nl

  1. Hikayat Bersumber India-Hindu dan Epik. (2)
  2. Hikayat Bersumber India Yang Lain.
  3. Hikayat Bersumber Islam dan Cerita Lokal. (2)
  4. Hikayat dari Sumber-sumber Lain.
  5. Unsur Hindu dan Islam. (2)
Dibaca : 95.005 kali.