Close
 
Minggu, 26 Oktober 2014   |   Isnain, 2 Muharam 1436 H
Pengunjung Online : 563
Hari ini : 813
Kemarin : 20.528
Minggu kemarin : 160.551
Bulan kemarin : 802.699
Anda pengunjung ke 97.273.376
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

24 sepember 2007 06:23

Padukan Aturan Desa dengan Agama: Melirik Desa Muslim Percontohan Pangkep

Padukan Aturan Desa dengan Agama: Melirik Desa Muslim Percontohan Pangkep

Pangkep- Lima tahun lalu, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, merupakan salah satu kawasan terpencil dan terbelakang di Pangkep. Namun sejak adanya jalur jalan raya, desa ini tidak lagi terisolasi, meski berada pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut dan di kaki Gunung Bulusaraung. Desa Tompobulu memiliki aturan desa yang sangat unik dengan mencampurkan aturan agama. Misalnya, setiap warga dalam membuat pesta hajatan, maka harus dilaksanakan pada hari Jumat. Begitu juga setiap warga, harus mengenakan busana muslim jika keluar rumah.

Bupati Pangkep, H Syafrudin Nur, yang mengunjungi desa tersebut awal pekan ini, menyatakan desa ini akan dijadikan percontohan berbagai aturan tentang syariah atau penegakan Syariat Islam (SI). "Gunanya, untuk lebih mendekatkan masyarakat terhadap berbagai aturan-aturan tentang keagamaan," tandasnya.

Mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Pangkep ini mengimbau agar warga Tompobulu terus meningkatkan keimanan dan ketakwaannya.

Sebenarnya, kata Syafrudin Nur, selain Tompobulu, Pangkep juga telah menetapkan Desa Mattiro Kanja di Pulau Salemo sebagai desa muslim. Aturan dan regulasi yang berlaku di Mattiro Kanja hampir sama dengan di Tompobulu.

"Pemkab juga akan membentuk beberapa desa lainnya lagi sebagai desa muslim untuk lebih mengkampanyekan Syariat Islam di masyarakat," sebut mantan salah satu asisten di Pemkot Makassar pada ini.

Sumber: www.fajar.co.id
Sumber Foto: www.skyscrapercity.com


Dibaca : 2.031 kali.

Tuliskan komentar Anda !