Close
 
Selasa, 9 Juni 2026   |   Arbia', 23 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 1.920
Hari ini : 21.063
Kemarin : 24.704
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

06 april 2013 06:23

Kirab Budaya Semarakkan Hari Jadi Demak

Demak, Jateng - Parade seni dan kirab budaya dalam rangka memperingati HUT ke-510 Kabupaten Demak akan dilangsungkan Minggu (7/4). Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Demak, Drs Muhamad Ridwan menyatakan, bahwa acara kirab budaya ini baru kali pertama digelar.

Pesta rakyat yang nantinya menjadi agenda tahunan ini menampilkan beragam budaya nusantara, di dalamnya ada akulturasi budaya yang telah diwariskan turun temurun. Kirab budaya dijadwalkan dimulai pukul 13.00, namun penutupan dan pengalihan arus lalu lintas akan dimulai lebih awal.

"Rute kirab dimulai dari pertigaan Jalan Sultan Fatah atau depan terminal, sedangkan berakhir di pertigaan Tugu Blimbing atau depan Makodim," katanya, Jumat (5/4).

Rute arak-arakan parade kirab dari pertigaan Jalan Sultan Fatah dilanjutkan menuju arah alun-alun - depan kantor Bank Jateng - depan rumah tahanan (rutan) - special stage (panggung kehormatan), pertigaan pecinan - pertigaan Tugu Blimbing. Kirab tersebut diikuti ribuan peserta, bahkan kelompok kesenian dari kabupaten/kota tetangga turut memeriahkan kegiatan tersebut.

"Ada rombongan kesenian dari Kabupaten Jepara, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Rembang yang memastikan diri bakal tampil. Mereka akan menampilkan kesenian rakyat unggulan dari daerahnya masing-masing," imbuhnya.

Adapun peserta kesenian kirab nantinya diberi durasi tiga menit untuk tampil di depan panggung kehormatan. Penampilan tersebut sesuai dengan tema kirab yakni "Menumbuhkembangkan Kecintaan Terhadap Seni dan Budaya Sebagai Jati Diri Bangsa."

Para peserta terdiri atas kelompok kesenian perwakilan dari masing-masing kecamatan, sekolah dan sanggar seni se-Kabupaten Demak. Mereka diharuskan menampilkan jenis kesenian rakyat unggulan daerah dan bukan pameran hasil bumi.

Sumber: http://www.suaramerdeka.com
Foto:
http://kazzuya.wordpress.com


Dibaca : 1.452 kali.

Tuliskan komentar Anda !