Close
 
Kamis, 23 Oktober 2014   |   Jum'ah, 28 Dzulhijah 1435 H
Pengunjung Online : 1.815
Hari ini : 13.170
Kemarin : 23.762
Minggu kemarin : 160.551
Bulan kemarin : 802.699
Anda pengunjung ke 97.261.717
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

18 mei 2009 03:04

Suku Simalungun Harus Bangkit

Suku Simalungun Harus Bangkit

Pematang Siantar, Sumut -  Muscab/Harungguan Urung Partuha Maujana Simalungun (PMS) VI di Pematang Siantar hendaknya dijadikan momen awal kebangkitan suku Simalungun yang lebih berkualitas dimulai dari pelestarian adat dan budaya, pembinaan keluarga yang semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, dan menunjukkan sikap menerima serta diterima semua suku yang ada di Indonesia tercinta ini.

Hal itu dikatakan Ketua DPP PMS Parlindungan Purba SH MM usai membuka Muscab PMS VI Pematang Siantar di Conventional Hall Siantar Hotel Pematang Siantar, Sabtu (16/5). Parlindungan Purba menilai suku Simalungun selama ini sangat menghargai setiap suku yang ada di daerah ini. Bahkan suku Simalungun sangat menghargai dan menerima setiap suku yang datang ke daerah ini. Sebaliknya, suku Simalungun juga dapat diterima oleh suku lainnya, sehingga secara sistematis telah terjalin persatuan dan kesatuan yang kuat sebagai warga NKRI diantara sesama suku lainnya.

Bangkitnya suku Simalungun dapat terwujud bila semua keluarga besar suku Simalungun dalam kehidupan sehari-harinya terus bangkit dan melakukan pembaharuan sekaligus meningkatkan kualitas, khususnya terus melakukan pembinaan dalam keluarga masing-masing, Sebab,kalau dalam keluarga terjalin hubungan yang baik, maka secara otomatis orang Simalungun akan semakin besar. Kalau sudah semakin besar dan berkualitas maka orang Simalungun akan dapat berperan lebih banyak bagi negara ini.

Dikatakan, suku Simalungun tidak pernah mengusir suku lainnya agar keluar dari daerah Pematang Siantar dan Simalungun. Ini membuktikan bahwa suku Simalungun sudah dapat menerima setiap suku  datang ke daerah ini.

Bahkan suku Simalungun yang sangat menjunjung tinggi “Ahap Simalungun” dan mempunyai falsafah “Habonaron Do Bona” sangat mempengaruhi kehidupan setiap harinya. Kalau semua suku dapat menjunjung tinggi adat dan budaya serta falsafah tersebut terciptalah suatu keharmonisan, persatuan dan kesatuan sesama suku bangsa, ujar Purba yang memperoleh suara terbanyak kedua pemilihan DPD pada Pemilu legislatif 9 April  lalu.

Purba meyakini, etnis Simalungun secara umum sudah banyak berkualitas. Dengan demikian diharapkan dapat dipertimbangkan para putra-putri Simalungun yang berkualitas diberi kepercayaan menduduki jabatan di pemerintahan sesuai kebutuhan.

Ketua PMS Pematang Siantar DR Minten Saragih dalam sambutannya mengharapkan Muscab  berjalan dengan baik dan dapat merumuskan program kerja, mengevaluasi kinerja PMS periode 2003-2008 serta dapat memilih kepengurusan PMS yang kapabel. “Sebab, kepengurusan PMS lima tahun mendatang akan semakin berat,” ujarnya. (jap)

Sumber: http://www.analisadaily.com
Kredit Foto: http://ipsdisalatiga.blogspot.com


Dibaca : 2.514 kali.

Tuliskan komentar Anda !