<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Berita MelayuOnline.com</title>
<link>http://melayuonline.com/ind/news</link>
<description>Menyajikan berita-berita terhangat dan terkini seputar melayu dan kemelayuannya se-dunia (www.melayuonline.com)</description>
<docs>http://infokorupsi.com/rss/rss_berita</docs>

	<item>
		<title> BINCANG SASTRA</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19692</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description>         &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19692&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> BINCANG SASTRA</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19691</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description>               &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19691&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> Kemenpar Dukung Al-Izhar Tampil di Dua Ajang Budaya Internasional</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19690</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description>      Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung misi  budaya Sekolah Al-Izhar yang akan Tampil di ajang budaya internasional di dua  negara, yaitu Inggris dan Kanada. Sebelum berangkat mewakili Indonesia,  siswa-siswi Al-Izhar persembahkan tarian-tarian dan kesenian dalam Acara Gelar  Pamit di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Sabtu,  (10/6).    Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara mengatakan,  pihak Kemenpar mendukung dan menyambut baik program misi budaya Sekolah  Al-Izhar, dalam upaya pelestarian serta menjaga keberlangsungan nilai-nilai  budaya dan seni tradisional.    &quot;Pengembangan budaya tradisional melalui kegiatan  ekstra kulikuler kesenian di sekolah-sekolah merupakan bagian integral  membangun karakter bangsa di usia dini, dan dapat memberikan multi manfaat bagi  tumbuh dan berkembangnya nilai-nilai budaya serta terus memelihara keberagaman  Indonesia melalui media budaya dan seni,&quot; ujar Ukus dalam sambutannya.    Ukus juga memaparkan, misi budaya ke ajang international  merupakan salah satu bentuk promosi untuk mengenalkan Wonderful Indonesia ke  dunia. Terlebih lomba tersebut diliput oleh media internasional, sehingga  memiliki news value yang besar. Sehingga seluruh pelosok bisa mengenal seni dan  budaya Indonesia yang beragam.    &quot;Mari tunjukkan kepada masyarakat internasional bahwa  Indonesia kaya akan keberagaman seni budaya dan destinasi pariwisata melalui  misi budaya. Gaungkan branding Wonderful Indonesia untuk menarik minat  kunjungan wisatawan asing ke seluruh pelosok nusantara,&quot;&amp;nbsp; ucapnya.    Ketua Yayasan Anakku Arniyani Arifin, dalam kesempatan yang  sama mengatakan, sekolah Al-Izhar akan mewakili Indonesia di dua acara seni dan  budaya antar bangsa yaitu Llangollen Dance Competition (3 - 9 Juli 2017) di  Wales, Inggris, dan Festival Le Mondial des Cultures de Drummondville (7 - 15  Juli) 2017 di Woodyatt Park, Drummondville, Quebec, Kanada.    &quot;Sebelumnya, misi Budaya Al-Izhar telah mendapat  kepercayaan dari berbagai pihak untuk mewakili Indonesia di kancah pertunjukan  seni dan budaya Internasional. Siswa-siswi Al-Izhar kerap tampil di berbagai  ajang dan festival dunia, seperti di Perancis, Kanada, Turki, Bulgaria, Amerika  Serikat, Spanyol, Polandia, Inggris, dan Hungaria,&quot; ungkapnya.    Misi Budaya Al-Izhar merupakan kegiatan ekstrakurikuler  kesenian tradisional di lingkungan Sekolah Al-Izhar. Misi &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19690&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> Selain Objek Wisata, Museum Suku Sakai di Minas Akan Menjadi Tunjuk Ajar Bagi Anak Cucu Kelak</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19689</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description>  &amp;nbsp;Siak, Riau - Keseriusan Pemkab Siak dalam mewujudkan impiannya  menjadi destinasi wisata terus dilakukannya. Salah satunya dengan pembangunan  Museum adat Sakai di Kecamatan Minas yang dapat menjadi pegangan dalam  melestarikan adat istiadat serta menjadi tunjuk ajar bagi anak cucu kelak.    Dikatakan Syamsuar kepada mahasiswa Sakai Riau pada acara  berbuka bersama di Grand Elite Hotel Pekanbaru, Kamis (8/6/2017), Museum Suku  Sakai yang sudah dibangun beberapa tahun silam ini diharapkan dapat memotivasi  tokoh-tokoh adat dalam melestarikan dan mentransfer nilai-nilai budaya pada  generasi baru.    Selain itu juga, kata Syamsuar, di Kecamatan Minas ini ada  peninggalan masa lalu yang menarik untuk dijadikan objek pariwisata.  Diantaranya hutan Tahura, Sumur Pompa Minyak Pertama yang izinnya dikeluarkan  oleh Sultan Syarif Kasim II, Pusat Pelatihan Gajah (PLG) dan budaya Sakai.    &quot;Riau ini khususnya di Siak masih banyak objek wisata  yang memiliki nilai-nilai budaya adat istiadat yang masih sangat kental  sehingga perlu kita lestarikan. Bahkan untuk melestarikan budaya Sakai di Siak  ini, kami juga sudah menyiapkan 8 Kampung Adat di Kecamatan Minas,&quot; ujar  Syamsuar kepada GoRiau.com.    Saat ini, lanjut Syamsuar lagi, Pemkab Siak bersama DPRD  Siak telah menyiapkan aturan-aturan untuk Kampung Adat yang masih kental dengan  budaya suku Sakai dan Suku Akit yang ada di Siak.    &quot;Meski pemerintah sejauh ini sudah banyak membangun dan  memberikan perubahan pada suatu daerah, namun itu tidak cukup. Harus ada  dukungan pihak swasta, dengan mendatangkan investor yang siap bersama-sama  membangun daerah melalui kerjasama CSR,&quot; tuturnya lagi.    Sumber: https://www.goriau.com &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19689&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> Tongkang Jatuh ke Arah Laut di Bakar Tongkang Fest 2017</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19688</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description> &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19688&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> Arakan Obor Api di Bintan Pesisir Sambut Malam Belasan Ramadan</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19687</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description> &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19687&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> Selama Ramadan, Bandara Pekanbaru Sajikan Tari dan Lagu Melayu</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19685</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description>        Pekanbaru, Riau - Pengelola Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK)  II Pekanbaru, Riau, memberikan pelayanan berbeda selama bulan suci Ramadan  tahun ini. Selama Ramadan di Bandara Sultan Syarif Kasim II disajikan berbagai  tarian khas Melayu di ruang tunggu domestik.    Tarian Melayu yang disuguhkan untuk para penumpang yang akan  berangkat ke berbagai tujuan sambil menunggu waktu berbuka. Dengan berbusana  khas melayu, para penari menampilkan kebolehannya kepada para penumpang.     Airport Duty Manager Bandara SSK Pekanbaru, Hasnan  mengatakan, suguhan tari Melayu yang merupakan budaya khas Riau ini digelar  dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. &quot;Kegiatan ini digelar  sebanyak 2 kali selama sepakan yakni hari Sabtu dan Minggu,&quot; ucapnya,  Minggu (28/5/2017).    Selain tari Malayu, kegiatan ini juga diisi nyanyi Melayu  yang diiringi oleh peralatan musik tradisional. Kegiatan ini sekaligus  memperkenalkan budaya Melayu. &quot;Ini baru yang pertama kali diadakan. Mudah  mudahan tahun depan bisa berjalan seperti ini,&quot; tukasnya.    Sumber: https://daerah.sindonews.com     &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19685&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> Hidupkan Kembali Budaya Daerah Melalui Festival Budaya Kayong Utara</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19684</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description>    Kayong, Kalbar - Dinas Pendidikan melalui Bidang Kebudayaan  gelar lomba syair gulung yang menjadi sebuah kesenian budaya Melayu.    Lomba syair gulung ini merupakan satu di antara rangkaian kegiatan  festival budaya yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kayong Utara.    Menurut Kabid Kebudayaan Jumadi Gading pada kegiatan  festival budaya ini akan digelar berbagai perlombaan, di antaranya syair gulung  yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara.    Melalui festival budaya ini pula diharapkannya dapat kembali  menghidupkan kembali berbagai budaya Melayu yang saat ini memang sudah sangat  jarang dilihat.    &quot;Kita ingin kembali menghidupkan marwah budaya Melayu  melalui festival Budaya ini karena memang sangat jarang kita lihat  kegiatan-kegiatan Kebudayaan seperti ini,&quot;jelas Jumadi Gading saat ditemui  disela-sela kegiatan perlombaan syair gulung, Rabu (17/5/2017).    Dilanjutkannya lagi, terkikisnya sebuah kesenian budaya,  baik itu permainan tradisional tidak lepas dari kemajuan teknologi yang  berkembang sangat pesat di Indonesia.    Sehinga banyak anak muda saat ini lebih senang dengan  permainan moderen ketimbang permainan tradisional daerah.    &quot;Selain syair gulung kita juga menggelar lomba gasing,  itu merupakan permainan tradisional yang saat ini sudah sangat jarang terlihat.  Kemajuan teknologi yang pesat merupakan salah satu penyebabnya, sehingga  permainan tradisional berlahan ditinggalkan,&quot;tuturnya.    Sumber: http://pontianak.tribunnews.com &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19684&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> Parade Tari Melayu Digelar di Karimun</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19683</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description>    Karimun, Kepri - Kabupaten Karimun melalui Dinas Pariwisata dan  Kebudayaan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menggelar Parade Tari  Melayu sebagai salah satu upaya melestarikan khazanah budaya daerah.    &quot;Sabtu (20/5) atau malam minggu nanti kita gelar juga  Parade Tari di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun,&quot; kata Kepala Seksi  Atraksi Promosi Kerjasama Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten  Karimun, provinsi Kepulauan Riau, Bennyyudhistira di Perkantoran Pemkab  Karimun, Kamis (18/5).    Ia mengatakan, parade tari ini merupakan agenda tahunan  selain untuk melestarikan khazanah budaya Melayu juga menjadi salah satu agenda  kepariwisataan.    Menurut dia, festival budaya dan kesenian Melayu tersebut  diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk mempelajarinya sehingga  kebudayaan Melayu tetap lestari di tengah derasnya arus budaya asing dan  pengaruh globalisasi informasi dan teknologi. &quot;Pemenang nanti akan  bertanding kembali mewakili Kabupaten di tingkat Provinsi dan hingga tingkat  nasional nanti,&quot; katanya.    Parade ini akan menampilkan tari-tari Melayu, termasuk  tarian kontemporer yang dikombinasikan dengan tarian moderen.    Parade tari tersebut, menurut dia, diikuti 11 tim dari  sanggar-sanggar tari di Kabupaten Karimun yang terus berkembang dengan  munculnya penari-penari muda.    &quot;Tentunya tarian yang ditampilkan adalah Tarian Melayu,  begitu juga di tingkat nasional nanti, masing-masing daerah akan memamerkan  tariannya,&quot; katanya.    Ia menambahkan, dalam parade ini juga akan dilibatkan dinas  terkait dari pemerintahan provinsi dan pemerintah kabupaten setempat, sedangkan  untuk para juri dalam tarian ini akan langsung dinilai dari juri Jakarta.  &quot;Kemungkinan Pak Gubernur nanti kita upayakan untuk membuka parade ini.  Parade akan berlangsung selama satu hari saja,&quot; ujarnya.    Sumber: http://nasional.republika.co.id/     &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19683&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

	<item>
		<title> Dosen dan Mahasiswa Antusias Lomba Lagu Melayu</title>
		<link>http://melayuonline.com/ind/news/read/19682</link>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 00:01:55 +0000</pubDate>
		<description> &lt;a href=&quot;http://melayuonline.com/ind/news/read/19682&quot;&gt;Selengkapnya &lt;/a&gt;</description>
</item>

<atom:link href="http://infokorupsi.com/rss/rss_berita" rel="self" type="application/rss+xml" /></channel></rss>