Wednesday, 29 April 2026   |   Wednesday, 12 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 1.597
aujourd hui : 21.928
Hier : 25.766
La semaine dernière, : 169.256
Le mois dernier : 101.098.282
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

09 januari 2010 03:30

Ziarah ke Makam Sultan di Daik

Ziarah ke Makam Sultan di Daik

Lingga, Kepri - Peringatan hari jadi ke 6 Kabupaten Lingga, Kamis (7/1) kemarin diawali dengan ziarah ke tiga komplek makam sultan yang ada di Daik, Lingga. Makam yang dikunjungi, yaitu Makam Sultan Mahmudsyah atau dikenal Sultan Riau Lingga I di samping Masjid Sultan, Makam Bukit Cengkeh dan Makam Merah.

Ziarah pertama ke Makam Sultan Riau Lingga yang berada di samping Masjid Sultan, Daik. Bupati Daria didaulat memasang kain kuning di atas nisan. Setelah dipasang kain, nisan disiram air dan bunga-bungaan. Dari Komplek Masjid Sultan, Bupati didampingi unsur Muspida Lingga melanjutkan ziarah ke Makam Bukit Cengkeh.

Di komplek ini dimakamkam tiga sultan, yakni  Sultan Abdul Rahman Syah, Sultan Muhammad Syah dan Sultan Badrul Syah III. Asisten I Pemkab Lingga, Rufai, salah seorang pejuang pembentukan Kabupaten Lingga, Masyalikul Ahyar dan sejumlah tokoh masyarakat memasang kain kuning dan menyiram nisan dengan air. Makam terakhir yang diziarahi adalah Makam Merah. Di sini dimakamkan Yang Dipertuan Muda Riau X Raja Muhammad Yusuf Al Ahmadi.

Sebelum ziarah makam, terlebih dahulu dilaksanakan upacara di Lapangan Sultan Mahmud Riayat Syah, Daik. Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Daria. Usai ziarah makam, siangnya dilanjutkan dengan istighozah dan zikir, serta ceramah agama di Masjid Sultan Lingga.

Dalam upacara dan ziarah sejumlah unsur Muspida Lingga terlihat hadir. Di antaranya, Wakapolres Lingga Kompol Edi Santoso, Ketua DPRD Lingga Kamaruddin Ali, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Dabo Singkep Arkan SH dan perwakilan dari Danlanal Dabo Singkep dan Kodim.

Sebelumnya, Bupati Lingga, Daria mengatakan, banyak kemajuan yang telah dicapai sejak terbentuknya Kabupaten Lingga. Indikatornya bisa dilihat dari segi infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, transportasi dan sektor lain. Kata Daria, sejak terbentuknya Kabupaten Lingga, infrastruktur sudah dibenahi, seperti jalan, jembatan, dermaga atau pelabuhan.

Sejumlah ruas jalan baru dibuka untuk membuka akses wilayah. Dari segi pelayanan kesehatan, katanya Lingga boleh berbangga jika dibandingkan daerah lainnya di Provinsi Kepri. Lingga sudah menerapkan program Jaminan Kesehatan Masyarakat. Artinya, masyarakat berobat gratis dengan dibiayai APBD, baik di puskesmas dan rumah sakit yang ada di Lingga, termasuk rumah sakit rujukan yang bekerjasama dengan Pemkab Lingga.

Tak hanya dari segi pelayanan kesehatan, pelayanan di bidang pendidikan juga semakin bagus. Selain siswa SD sampai SMA yang diberikan beasiswa, mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir juga dapat bantuan dana tugas akhir. Beasiswa juga diberikan pada siswa kurang mampu dan siswa yang juara umum di sekolahnya. Tema peresmian hari jadi Kabupaten Lingga ke-6 adalah tingkatkan kualitas kinerja aparatur dan kebersamaan menuju pembangunan yang gemilang (gerakan membangunan  Lingga yang cemerlang). (dea)

Sumber: http://batampos.co.id
Kredit Foto: http://www.pelalawankab.go.id


Read : 2.552 time(s).

Write your comment !