Sunday, 26 April 2026 |Sunday, 9 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 610
aujourd hui
:
12.626
Hier
:
23.172
La semaine dernière,
:
7.342.256
Le mois dernier
:
101.098.282
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
26 oktober 2010 03:01
Perpustakaan Keliling Pelalawan Kampanyekan Budaya Baca
Pangkalan Kerinci, Riau- Guna meningkatkan kecintaan pelajar pada budaya membaca, sekaligus menambah referensi bahan bacaan, pemerintah melalui kantor arsip dan perpustakaan Kabupaten Pelalawan meningkatkan mobilitas unit perpustakaan keliling. Kepala kantor arsip dan perpustakaan HT Ubaidillah menjelaskan, sebelas dari 12 kecamatan di Pelalawan sudah dijangkau oleh perpustakaan keliling. Tahap pertama pihaknya mendatangi sekolah-sekolah di ibukota kecamatan. Pada kesempatan berikutnya, unit perpustakaan keliling akan diarahkan ke sekolah-sekolah yanga ada di desa.
’’Ini merupakan program kampanye budaya membaca. Diharapkan dengan menjadi pelanggan perpustakaan keliling, kecintaan siswa pada kegiatan membaca meningkat. Selanjutnya, kalau sudah cinta membaca, siswa akan mencari buku-buku yang mereka butuhkan,’’ terang T Ubaidillah, Senin (25/10/10).
Saat ini Pemkab Pelalawan baru memiliki satu unit kendaraan perpustakaan keliling. Namun ke depan bisa saja dilakukan penambahan unit jika memang dibutuhkan. Yang terpenting adalah minat baca siswa sendiri. Jika minat baca sudah cukup tinggi, pihaknya dengan senang mengusulkan penambahan unit baru, termasuk menambah perbendaharaan buku. Namun apabila siswa tidak begitu antusias, penambahan unit belum diperlukan.
‘’Yang penting keinginan siswanya dulu. Kalau membaca itu sudah menjadi budaya tentu pemerintah daerah akan menyediakan sarana yang lebih lengkap,’’ jelasnya. Bahkan pihaknya juga tengah mengupayakan penyediaan sarana bacaan umum untuk wilayah perairan yang tidak terjangkau oleh kendaraan perpustakaan keliling.
Dikatakannya, mobil perpustakaan keliling yang ada saat ini didukung ribuan judul buku. Dalam setiap kunjungannya ke daerah, mobil ini mengangkut sekitar 300 judul buku. Tidak hanya literatur khusus siswa SD hingga SMU, tapi jua bahan bacaan umum untuk masyarakat. Seperti buku agama, tuntunan haji, budidaya pertanian dan perikanan, perkebunan dan sebagainya. Karena itu lokasi kunjungan disesuaikan. Ada kalanya perpustakaan keliling tersebut mendatangi sekolah-sekolah. Tidak jarang pula di pasar-pasar tradisional dan tempat keramaian lainnya.
’’Jadi selain anak sekolah sasaran kita adalah masyarakat umum. Sebagaimana kita ketahui, membaca adalah kebutuhan semua orang. Baik para siswa, maupun kelompok masyarakat lainya,’’ tandasnya. ***(feb)