Thursday, 11 June 2026 |Thursday, 25 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 951
aujourd hui
:
15.242
Hier
:
58.870
La semaine dernière,
:
227.151
Le mois dernier
:
9.252.016
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
05 sepember 2007 05:32
Warga Kampar Ramaikan `Maawuo` di Danau Bakuok
Kampar- Ribuan pasang mata tertuju ke Danau Bakuok Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar seiring dengan dilaksanakannya iven wisata tahunan Maawuo Danau Bakuok, yang berarti bersama mengambil ikan di Danau Bakuok setelah satu tahun lamanya ikan tersebut tidak diambil.
Maawuo Danau Bakuok tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau (Gubri) HM RUsli Zainal SE yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau H R Mambang Mit di desa Aur Sati Kecamatan Tambang, Ahad (2/9). Hadir dalam acara tersebut Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM, Ketua DPRD Kampar H Masnur SH, Sekda Kampar Drs H Zulher MS dan para kepala dinas yang disambut secara adat oleh ninik mamak kenegerian Tambang dan ribuan warga masyarakat.
Mambang mengatakan, Iven Maawuo merupakan kegiatan pariwisata budaya yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, kekompakan serta rasa syukur kepada pencipta. Iven seperti ini patut menjadi salah satu andalan wisata Kabupaten Kampar setiap tahunnya.
“Iven ini merupakan salah satu dari banyak potensi daerah Kampar yang perlu pengembangan secara profesional dan proporsional dengan melibatkan segenap stake holder yang ada di daerah. Apalagi tahun 2008 mendatang merupakan tahun pencanangan pengembangan objek wisata di Riau,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kampar dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini memberikan multiplier effect di antaranya sebagai motivasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kampar, mempromosikan wisata unggulan daerah yang akhirya akan terwujudnya pemerataan pembangunan. “Pembangunan sektor kepariwisataan diarahkan untuk menjadi sektor andalan yang mampu menggerakkan gerbong ekonomi masyarakat sehingga membuka lapangan pekerjaan yang gilirannya berimbas pada peningkatan pendpatan masyarakat,” ujarnya.
Bupati memaparkan bahwa potensi pariwisata Kampar mempunyai potensi wisata yang cukup besar, baik wisata alam, wisata sejarah maupun wisata buatan. Hanya saja sebagian besar objek wisata sampai sekarang belum terkelola secara optimal dan proporsional.
Meskipun objek wisata yang akan dikembangkan di Kampar cukup banyak akan tetapi mesti tetap memperhatikan nilai-nilai agama, aspek sosial budaya yang hidup di tengah masyarakat. Sehingga pengembangan pariwista tetap bernuansa agama, dengan menonjolkan ciri kelokalan dan kekhasan daerah.
Bupati menyebutkan ada beberapa iven yang banyak memiliki nilai wisata yang cukup potensi di antaranya pacu sampan di danau rusa, pacu sampan di Buluh Cina dan pacu sampan melawan arus di Bangkinang Barat. Di samping itu, objek wisata unggulan antara lain mempunyai Candi Muara Takus, Stanum, air terjun di Kampar Kiri hulu dan banyak objek yang lainnya.
Sumber: Riau Pos Kredit foto : Koleksi Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu