Monday, 20 April 2026 |Monday, 3 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 374
aujourd hui
:
25.094
Hier
:
26.672
La semaine dernière,
:
249.242
Le mois dernier
:
101.098.282
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
23 juni 2011 07:54
Keraton Sanggau Gelar Festival Faradje
Yogyakarta,MelayuOnline – Keunikan seni dan budaya tradisional Melayu dari Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sanggau, akan dipertunjukkan melalui sebuah perhelatan akbar bertajuk “Festival Budaya Faradje Pasaka Negeri ke-3 Keraton Sanggau”. Festival tahunan yang lebih dikenal dengan sebutan Festival Faradje ini diselenggarakan pada 28-30 Juni 2011 bertempat di Keraton Surya Negara Sanggau. Rangkaian kegiatan yang sudah diagendakan dalam festival ini adalah ritual penyucian pusaka, ritual bersih-bersih di Negeri Sanggau, festival seni budaya Melayu yang dikemas dalam berbagai perlombaan, dan pasar rakyat. Kegiatan ini diharapkan bisa melibatkan sebanyak mungkin orang yang peduli dengan budaya Melayu dengan berpartisipasi dalam aneka perlombaan yang akan diselenggarakan.
“Event ini sangat penting untuk menggali dan mengenalkan berbagai budaya kepada generasi muda yang mulai luntur pengetahuan dan kepeduliannya,” kata Pangeran Ratu Keraton Surya Negara Sanggau, Drs. H. Gusti Arman, M.Si. Aneka kegiatan seni budaya yang dilombakan dalam event ini antara lain Seluma’ Perahu atau lomba perahu dengan kategori Perahu Bidar (bidar singkatan dari Biduk Lancar, yaitu perahu berbentuk kecil memanjang dan didayung oleh beberapa orang) dan kategori Bekayoh Tiga Dayang (untuk kategori wanita berisi tiga orang dalam satu tim), Dendang Melayu, Tari Zapin, Hadrah, busana Melayu anak-anak, membuat kue tradisional, menganyam ketupat, permainan ketangkasan pangka’ gasing, bersyair, bermusik gambus, dan lomba speedboat.
Pihak Keraton Surya Negara Sanggau berharap agar festival tahunan ini benar-benar mampu mengembalikan seni budaya Melayu Sanggau pada posisi yang terhormat di mata dunia dan layak dimasukkan ke dalam agenda promosi wisata budaya provinsi. Oleh karena itu, panitia festival ini akan mengundang para pemangku adat kerajaan yang ada di Nusantara dan negeri tetangga. “Kami akan menghadirkan raja-raja se-Nusantara, termasuk kerajaan serumpun dari Malaysia dan Brunei Darussalam,” kata Gusti Arman. Harapan Gusti Arman, mudah-mudahan festival yang setiap tahunnya semakin mendapat tempat di hati masyarakat Sanggau ini dapat dijadikan momentum untuk menentukan hari jadi Kabupaten Sanggau.