Sunday, 19 April 2026 |Sunday, 2 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 0
aujourd hui
:
3.623
Hier
:
26.672
La semaine dernière,
:
249.242
Le mois dernier
:
101.098.282
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
01 agustus 2012 04:44
Tradisi Ramadhan di Pelosok Bali
Tradisi Megibung di Kampung Islam Kepaon, Bali
Jakarta - Saat traveling ke Bali di bulan Ramadan, cobalah berkunjung ke Kampung Islam Kepaon, Denpasar. Di sana terdapat tradisi Megibung yang hanya dilakukan setiap bulan suci. Seperti apa ya tradisinya?
Ternyata, Bali juga mempunyai tradisi saat bulan Ramadan tiba. Di Kampung Islam Kepaon, Denpasar Selatan, ada tradisi Megibung yang berlangsung pada hari Ramadan kelipatan sepuluh.
Pada Senin (30/7) malam di Masjid Al-Muhajirin, Kampung Islam Kepaon, Denpasar, satu per satu warga datang sambil membawa nampan berisi makanan. Nampan-nampan tersebut berjejer di teras masjid.
Usai salat maghrib, ratusan warga kampung ini bersiap untuk melakukan sebuah tradisi Ramadan. Mereka membentuk kelompok kecil beranggotakan empat sampai lima orang, tiap kelompok menghadap satu nampan makanan. Setelah berdoa, mereka pun makan bersama.
Inilah Megibung, tradisi Ramadan khas Kampung Islam Kepaon yang dilakukan saat hari Ramadan kelipatan sepuluh. Ratusan warga berkumpul untuk makan bersama di teras masjid kampung tersebut.
"Megibung ini tradisi turun-temurun yang dilaksanakan warga Kampung Islam Kepaon di hari puasa ke 10, 20 dan 30," kata Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin, Kampung Islam Kepaon, Haji Ikhsan Ibrahim, Denpasar, Senin (30/7/2012).
Pada hakikatnya, Megibung punya makna berbagi dalam kebersamaan di antara warga. Namun, bukan hanya warga Kampung Islam Kepaon saja yang boleh ikut makan. Jadi, para traveler yang sedang singgah di Bali bisa ikut merasakan tradisi ini.
"Kami juga menerima para musafir dan mereka yang berkunjung untuk ikut Megibung," tamnah Haji Ikhsan.