Friday, 17 April 2026   |   Friday, 29 Syawal 1447 H
Visiteurs en ligne : 0
aujourd hui : 5.922
Hier : 143.251
La semaine dernière, : 249.242
Le mois dernier : 101.098.282
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

22 sepember 2007 03:46

Hidangan Khas Minang di Pasar Pabukoan

Hidangan Khas Minang di Pasar Pabukoan

Padang- Kalau anda ingin berbuka puasa dengan hidangan khas Minang dan anda sedang berada di Padang, cobalah mampir ke Pasar Pabukoan, yang pada bulan Ramadhan 1428 Hijriah ini dibuka di pelataran parkir Lapangan Hijau Imam Bonjol.

Menempati lapak-lapak di pasar musiman tersebut, puluhan pedagang menawarkan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Lauknya, antara lain, rendang, dendeng, gulai kalio, anyang, ikan bakar, dan ikan gulai. Tanpa nasi, harga lauk itu Rp5.000 per porsi. Sementara itu, minumannya, sebut saja, es cincau, sari buah, sirsak, rumput laut, cendol, srikaya, dan kolak. Harganya, Rp3.500 per gelas.

Mereka menjual pula makanan ringan seperti lotek, onde-onde, mi goreng, sate Padang, sala lauak, dan pecel sayur, dengan harga dari Rp1.000 hingga Rp5.000 per porsi.

Menjelang waktu berbuka puasa, pasar itu ramai pengunjung.

Namun, Pasar Pabukoan, menurut seorang anggota DPRD Sumatera Barat di Padang, akan memiliki daya tarik sebagai obyek wisata kuliner, jika ditata menjadi lebih baik. "Pasar Pabukoan kini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Kota Padang, karena menyajikan aneka makanan dan minuman khas untuk berbuka puasa," kata sang anggota DPRD Sumatera Barat di Padang, Arnedi Yarmen, Jumat (21/9). "Ke depan keberadaannya perlu ditata dan didesain lebih baik sehingga layak menjadi obyek wisata kuliner," katanya lagi.

Menurut Arnedi, dengan menatanya, pasar tersebut akan menjadi tempat yang nyaman dan aman baik bagi pedagang maupun pembeli. Lapak-lapak itu harus dibenahi, sehingga menjadi rapi dan bersih.

Lanjutnya, lalu lintas menuju pasar tersebut perlu mendapat penanganan pihak berwenang, sehingga terhindar dari kemacetan yang mengganggu kenyamanan pengunjung. Tambahnya, lalu lintas yang tertib juga akan mendukung pelaksanaan ibadah di Masjid Taqwa dan Masjid Nurul Iman, yang berlokasi di seputaran Pasar Pabukoan.

Sumber : www.kompas.com
Kredit foto : zulfadli.files.wordpress.com


Read : 3.732 time(s).

Write your comment !