Saturday, 15 August 2026 |Saturday, 1 Rab. Awal 1448 H
Visiteurs en ligne : 1.461
aujourd hui
:
31.065
Hier
:
28.186
La semaine dernière,
:
179.363
Le mois dernier
:
11.454.048
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
08 oktober 2013 04:02
Lomba Mengunyah Sirih di Festival Kemiren
Banyuwangi, Jatim - Puluhan perempuan berusia lanjut berkumpul di ruas jalan utama Desa Kemiren Kecamatan Glagah. Mereka mengikuti lomba nginang atau mengunyah sirih di Festival Desa Adat Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (6/10/2013). Puluhan nenek berusia di atas 60 tahun itu beradu ketangkasan meracik ramuan tembakau, sirih, kapur, gambir dan pinang lalu digosokkan ke gigi dan gusi masing-masing.
Ketua panitia, Mastuki kepada Kompas.com menjelaskan ada beberapa hal yang dinilai yaitu kelengkapan peralatan nginang, busana, tata cara menginang dan dialog sesama peserta melalui wangsalan atau berpantun ala Using.
"Wangsalan atau pantun khas Using ini masuk dalam penilaian karena juga bagian dari tradisi asli masyarakat Using di Desa ada Kemiren," ujarnya.
Mbah Marhani, salah satu peserta lomba nginang bercerita jika nginang membuat gigi kuat "Perempuan yang nginang itu tandanya sudah menikah. Kalau belum menikah tidak bileh nginang," katanya.
Festval Kemiren merupakan rangkaian acara bersih desa yang dilakukan pada minggu pertama di bulan Dzulhijjah penanggalan Islam dengan tujuan keselamatan dan keberkahan untuk seluruh desa.