Thursday, 7 May 2026   |   Thursday, 20 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 1.205
aujourd hui : 19.845
Hier : 40.787
La semaine dernière, : 192.091
Le mois dernier : 15.288.374
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

23 november 2013 06:51

Festival Kemilau Budaya Etam: Paser Raih Predikat Penyaji Tari Terbaik

Festival Kemilau Budaya Etam: Paser Raih Predikat Penyaji Tari Terbaik

Tana Paser, Kaltim - Sanggar Tari Sadurengas yang dipercaya mewakili Paser dalam Festival Kemilau Seni Budaya Etam 2013 yang berlangsung 15-17 November lalu di Stadion Sempaja Samarinda,  kembali unjuk kemampuan dengan meraih prestasi sebagai penyaji terbaik.

Predikat itu didapat setelah  mengungguli peserta dari sembilan kabupaten/kota se-Kaltim dan Kalimantan Utara yang ikut dalam festival tahunan itu, masing-masing  melalui cabang tari tradisional kreasi pedalaman dan tari tradisional kreasi pesisir.

Pimpinan rombongan tim tari Paser yang juga Sekretaris Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Paser Zulkifli SH mengaku sangat bangga hasil itu. “Kita patut bangga, karena cabang itu merupakan cabang bergengsi,” katanya.

Menurutnya, selain sukses merebut dua juara pertama tadi, , tim Paser juga sukses meraih predikat sebagai penyaji terbaik kedua dan penyanyi terbaik pada cabang musik dan lagu daerah.

“Selain itu, tim Paser juga berhasil meraih juara harapan untuk penyaji lomba Parade Budaya serta terbaik harapan untuk lomba busana batik daerah. Sedang untuk cabang pameran, Paser hanya mampu meraih predikat sebagai stan terbaik harapan satu,” jelas Zulkifli didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Surpiani SE dan  Kepala Seksi Kesenian Murniati.

Diakui, bahwa tim tari Paser bukan kali itu saja meraih prestasi. Dalam setiap lomba atau festival yang diikuti,  Paser selalu mampu meraih yang terbaik untuk tari tradisional kreasi  pedalaman dan tari tradisional kreasi pesisir. Bahkan, tak hanya event lokal, tapi juga di ajang nasional.

Adapun tari pesisir  yang sukses merebut gelar sebagai penyaji terbaik pertama berjudul “Mahkota Sadurengas” yang merupakan sebuah Tari Jepen.

Sedang tari pedalaman  berjudul “Mediwa Pare” yang dalam bahasa Paser berarti menurunkan padi. “Tarian Mediwa Pare menceritakan tentang prosesi dalam suku pedalaman Paser sebelum menanam bibit padi,” jelas Zulkifli.

Sumber: http://www.kaltimpost.co.id


Read : 2.307 time(s).

Write your comment !