Sunday, 6 September 2026 |Sunday, 23 Rab. Awal 1448 H
Visiteurs en ligne : 130
aujourd hui
:
6.659
Hier
:
26.946
La semaine dernière,
:
32.264.566
Le mois dernier
:
43.463.948
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
19 desember 2013 15:05
Tiga Karya Agung Raja Ali Haji di Terbitkan Ulang
Walikota Batam Drs. Ahmad Dahlan meluncurkan 3 karya agung Raja Ali Haji di dampingi Y. A. Bhg. Tun Ahmad Sarji Abdul Hamid
Batam,melayuonline.com-Didahului pementasan tari-tarian Melayu nan rancak, Walikota Batam Drs. H. Ahmad Dahlan bersama pengerusi Yayasan Karyawan Malaysia Y. A. Bhg. Tun Ahmad Sarji Abdul Hamid secara resmi meluncurkan tiga karya agung Raja Ali Haji: Tuhfat An Nafis, Bustanul Katibin, dan Kitab Pengetahuan Bahasa. Peluncuran tersebut dilaksanakan di Planet Holiday Hotel dan residence Batam, Senin malam, 16 Desember 2013.
Walikota Batam memberikan kata sambutan dalam peluncuran karya agung Raja Ali Haji
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan bahwa peluncuran tiga buku karya agung Raja Ali Haji tersebut merupakan hasil kerjasama pemerintah kota Batam dengan Yayasan Karyawan Malaysia. Tujuannya adalah agar karya-karya Raja Ali Haji tidak saja dikenal di Malaysia, tetapi juga oleh masyarakat Batam pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
Raja Ali Haji, lanjut Dahlan, berjasa besar bagi Indonesia pada khususnya, dan bagi negara-negara Asia Tenggara pada umumnya, yaitu dengan memartabatkan bahasa Melayu yang menjadi cikal bakal bahasa Nasional, tidak saja Indonesia, tetapi juga Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Namun sayang, jasa besar Raja Ali Haji tersebut banyak dilupakan orang, khususnya masyarakat Melayu yang hidup di Indonesia. “Saya berharap peluncuran kembali tiga karya agung Raja Ali Haji ini dapat menggugah kesadaran kita untuk tidak saja mengenang jasa Raja Ali Haji, tetapi menjadikannya teladan untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” kata Dahlan menutup sambutannya.
Tari pembuka peluncuran buku karya agung Raja Ali Haji
Sedangkan pengerusi Yayasan Karyawan Malaysia Y. A. Bhg. Tun Ahmad Sarji Abdul Hamid mengatakan bahwa penerbitan ulang karya agung Raja Ali Haji tersebut sebagai salah satu upaya untuk menghimpun kembali karya-karya Raja Ali Haji dan menyajikannya kepada generasi muda Melayu.“Banyak sekali generasi muda Melayu yang tidak kenal lagi dengan Raja Ali Haji,” ungkap Tun Ahmad.
Lebih lanjut, menurut mantan sekretaris negara Malaysia di era beberapa Perdana Menteri ini mengatakan, selain karya-karya Raja Ali Haji, masih ada ribuan naskah Melayu kuno yang perlu untuk diterbitkan kembali. “Ada ribuan naskah Melayu Kuno yang saat ini tersimpan di museum-museum luar negeri, seperti Belanda dan Inggris. Yayasan Karyawan Malaysia bertekad untuk terus menerbitkan ulang naskah-naskah kuno Melayu tersebut,” ungkap Tun Ahmad Sarji.