Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
18 januari 2014 06:32
Warga Siak Kecil Gelar Pesta Budaya Rakyat
Sungai Pakning, Riau - Masyarakat Kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu, tumpah ruah di halaman kediaman sesepuh Jawa Tukiman di Desa Lubuk Muda, beberapa hari lalu. Mereka menggelar seni reog dan wayang kulit. Pesta seni budaya tradisional ini menjadi ajang silaturahmi dan simbol kekompakan bermasyarakat.
Pesta budaya dengan menampilkan 3 group reog yang dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk itu, mendapat apresiasi dan sambutan meriah dari seluruh komponen masyarakat. Tampak hadir pada acara tersebut anggota DPRD Provinsi Riau Bagus Santoso, Camat Siak Kecil Zulkifli, sejumlah kepala desa di antaranya Kades Sepotong Isman, Kades Tanjung Belit Joko, dan Kades Sumber Jaya M Heriyanto, ikut berbaur dengan warga.
Camat Siak Kecil Zulkfli, pada sambutannya menyatakan rasa senang, kagum atas semangat dan kegigihan masyarakat keturunan Jawa. Dikatakan Zulkifli, selain gigih, warga keturunan Jawa selalu kompak dan bisa hidup damai dalam interaksi sosial kemasyarakatan dengan suku lainnya, seperti Batak, Bugis, Minang, Tionghoa, terlebih khusus dengan Suku Melayu.
“Sebagai Camat, saya memberikan apresiasi istimewa pada Paguyuban Jawa, karena sudah dikenal tidak neko-neko, dan senantiasa andil peran dalam berbagai kegiatan pembangunan. Termasuk pada acara pesta budaya, ini sangat baik dan menghibur semuanya, bisa membaur dalam pesta seni rakyat,” kata Zulkifli di hadapan warga.
Sementara itu Ketua Dewan Pembina Paguyuban Jawa Kabupaten Bengkalis yang juga anggota DPRD Provinsi Riau Bagus Santoso, menegaskan pentingnya membangun kebersamaan. Di samping juga memupuk solidaritas persaudaraan sebagai modal untuk membangun negeri.
“Guyub rukun, bersatu padu itu modal utama untuk membangun. Jika bersatu padu, insya Allah kita semua dimudahkan dalam segala urusan, sehingga kampung kita menjadi lebih maju,” ujar Bagus Santoso disambut aplaus panjang seluruh warga yang hadir.
Ketua Panitia Pesta seni Sujat menyampaikan terkait masih minimnya peralatan dan pelaku penerus seni tradisional. Namun demikian dikatakan hampir semua desa di Siak Kecil masih memiliki peralatan dan terus melestarikannya.
“Seni menjadikan kami hidup rukun dan damai. Cuma kami masih kekurangan peralatan dan pelatihnya, semoga melalui pesta budaya ini pemerintah dapat membantu, agar seni ini tetap lestari,” harap Sujat.
Pesta seni itu menampilkan 3 group reog Desa Langkat, Sumber Jaya dan Sepotong. Sedangkan gamelan wayang kulit dari tuan rumah pelaksana Desa Lubuk Muda. Pertunjukan wayang kulit menampilkan dalang Tungasir dari Dumai.