Thursday, 11 June 2026 |Thursday, 25 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 1.394
aujourd hui
:
18.582
Hier
:
58.870
La semaine dernière,
:
227.151
Le mois dernier
:
9.252.016
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
03 april 2014 07:39
Kendang Sunda menuju Warisan Budaya Dunia
Soreang, Jabar - Instrumen tradisional Kendang Sunda tengah diupayakan agar diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia. Saat ini, Kendang Sunda juga tengah diupayakan Pemprov Jabar agar masuk ke dalam daftar Hak atas Kekayaan Intelektual.
“Memang butuh perjuangan panjang agar kendang Sunda bisa diakui UNESCO. Namun, berbagai upaya menuju ke sana terus kami tempuh,” kata Wahyu Roche, seniman asal Kabupaten Bandung yang juga berdinas di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Rabu (2/4/2014).
Sejauh ini, kata Wahyu, Pemprov Jabar juga telah menyosialisasikan instrumen kendang melalui berbagai seminar tingkat provinsi ataupun nasional. Berbagai keunikan kendang, mulai dari bentuk, ukuran, hingga irama yang dihasilkan juga tengah diupayakan untuk mendapatkan HAKI.
Hingga kini, budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia, yaitu batik, wayang golek, tari serimpi, dan kujang. “Pengakuan UNESCO untuk setiap warisan budaya dunia asal Indonesia itu diperoleh sedikitnya selama empat tahun. mudah-mudahan, kendang juga bisa masuk jadi warisan budaya dunia,” kata Wahyu.
Dalam uji coba Gedong Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Wahyu juga unjuk kebolehan dalam kemprung tarung kendang bersama Agus Super, diiringi biola Yadi Piteuk, keduanya juga seniman asal Kabupaten Bandung. Hentakan irama kendang secara serentak dari kedua seniman itu memukau ratusan penonton di Gedong Budaya.