Thursday, 11 June 2026 |Thursday, 25 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 0
aujourd hui
:
2.467
Hier
:
20.067
La semaine dernière,
:
227.151
Le mois dernier
:
9.252.016
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
05 oktober 2007 02:58
Ramadhan Fair Tahun Depan Diharapkan Melangkah ke Taraf Internasional
Medan- Arena hiburan religi Ramadhan Fair IV tahun 2007 seharusnya tidak hanya dijadikan sebagai ajang lokasi jajanan di bulan Ramadhan semata. Karena banyak kegiatan positif bernuansa Islami dapat dikembangkan di ajang hiburan tahunan Pemko Medan tersebut.
Direktur PT Solusi, Yogaswara mengemukakan hal itu kepada wartawan dalam sebuah pertemuan di Hotel Madani Medan, Selasa (2/10) kemarin.
Menurutnya, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang event organizer, banyak potensi yang dapat dilakukan di arena tersebut, sehingga hal itu dapat diaplikasikan dalam kegiatan itu.
“Sebaiknya kegiatan ini jangan hanya sebatas tempat makan dan jajanan,” ungkap pimpinan perusahaan pemenang kedua dalam tender proyek Ramadhan Fair tersebut.
Kata dia, sebagai arena hiburan religi yang digelar setahun sekali, kegiatan ini terbilang cukup sukses dan punya pamor, namun kata dia, ke depannya hendaknya kegiatan ini dapat ditingkatkan, sehingga memiliki nilai jual hingga ke taraf internasional.
Diisi ESQ
Yogas mengusulkan, ke depan kegiatan in harus diisi dengan kegiatan ESQ, pengajian Al-Quran, pentas seni dan banyak kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai isalami lainnya.
“Jika begini, kesannya baru kelihatan, dan kegiatan ini bisa dikenal hingga diajang internasional,” imbuhnya.
Disinggung mengenai adanya isu pihaknya yang membuat laporan ke Komisi Penyelidikan Persaingan Usaha (KPPU) atas tender proyek tersebut, Yogaswara membantah hal itu, menurutnya ia tidak pernah memberikan laporan apapun ke KPPU terkait persoalan tender tersebut. “Saya tidak pernah buat pengaduan ke KPPU,” ungkapnya.
Namun ia tidak membantah bahwa pihaknya pernah membuat pernyataan mengenai status CV di beberapa media lokal di Medan. Namun demikian katanya, pernyataan itu busan sebagai sanggahan, melainkan ketidak tahuannya atas status CV dalam tender tersebt.
“Awalnya yang saya tahu CV tidak bisa ikut tender, namun setelah mendapat penjelasan dari panitia dan kuasa hukum saya, akhirnya saya mengerti kalau hal itu sah-sah saja tergantung SIUPP usahanya,” imbuhnya.
Yogas mengatakan, sebagai perusahaan profesioanl, pihaknya juga dapat menerima keputusan tersebut, karenanya ia tetap memiliki komitmen untuk tetap bekerjasama dengan Green Production selaku pemenang tender itu.
“Saya senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan ini, namun kritikan saya ke Pemko Medan, semoga tahun berikutnya kegiatan ini dapat lebih dikembangkan,” katanya.