Monday, 2 November 2026   |   Monday, 21 Jum. Awal 1448 H
Visiteurs en ligne : 0
aujourd hui : 5.231
Hier : 37.976
La semaine dernière, : 51.501
Le mois dernier : 11.429.130
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

15 sepember 2014 07:20

Pertunjukan Gamelan Jatiroso Pukau Masyarakat Irlandia

Pertunjukan Gamelan Jatiroso Pukau Masyarakat Irlandia
Ilustrasi

London, Inggris - Penampilan Gamelan Jatiroso yang dimainkan 22 pengrawit dan penyanyi serta lima penari dari Tim Gamelan Krida Mardawa Kraton Yogyakarta Hadiningrat memukau sekitar 700 penonton yang memenuhi gedung National Concert Hall (NCH) Dublin.

Saat pertunjukan berakhir, penonton bertepuk tangan dan memberikan standing vocation yang cukup lama.

Konser musik gamelan tersebut merupakan puncak acara dari rangkaian kegiatan "Gamelan Open Day and Concert" sekaligus upacara penamaan gamelan bertajuk "Paring Dalem Asma Kyai Jati Roso" di Dublin, Irlandia,dan  peringatan 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Irlandia, demikian Pensosbud KBRI London, Heni Hamidah kepada Antara London, Minggu.

Dalam konser perdana dan upacara penamaan seperangkat alat musik gamelan Jatiroso yang dihibahkan Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta kepada NCH yang tiba pada awal tahun 2014 dilakukan Sultan Hamengku Buwono X itu mendapat sambutan dan perhatian tinggi dari warga Irlandia.

Turut hadir dalam acara tersebut Dutabesar RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republik Irlandia bersama Lastry Hamzah Thayeb dan pejabat Pemerintah Irlandia, dan dari kedutaan besar asing negara sahabat, masyarakat Indonesia berdomisili di Irlandia maupun yang datang dari Inggris khusus untuk menyaksikan gala konser gamelan.

Konser musik gamelan yang diselenggarakan National Concert Hall Dublin bersama KBRI London, NCH Dublin, dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, itu juga merupakan peringatan 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Irlandia diawali dengan resepsi diplomatik, penyelenggaraan forum bisnis, dan pertunjukan seni dan budaya gamelan.

Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya menyampaikan musik dan budaya dapat menyatukan berbagai bangsa dengan latar belakang berbeda. Hal yang sama diakui CEO National Concert Hall (NCH) Dublin, Republik Irlandia, Simon Tayler, yang berbagi pandangan musik dan budaya dapat menyatukan berbagai bangsa .

Dikatakannya konser gamelan ini menjadi kesempatan mendayagunakan budaya untuk menjembatani, menumbuhkan sifat peduli, dan memperkuat saling pengertian antar peradaban.

"Mempertimbangkan nilai-nilai penting tersebut, maka saya menamakan Gamelan Kraton Yogyakarta ini Jatiroso", lanjut Sultan Hamengku Buwono X, sekaligus menyerahkan papan nama gamelan bertuliskan Jatiroso kepada Simon Tayler.

Sultan Hamengku Buwono X secara khusus berkunjung ke Dublin, Irlandia dalam rangka upacara penamaan perangkat gamelan kraton Yogyakarta yang telah dihibahkan Pemerintah DIY kepada National Concert Hall Dublin tahun 2013 lalu. Tim Gamelan Krida Mardawa Kraton Yogyakarta, beranggotakan 30 orang, yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kebudayaan DIY, GBPH Drs. H. Yudaningrat.

Sumber: http://www.antaranews.com


Read : 2.637 time(s).

Write your comment !