Sunday, 1 November 2026 |Sunday, 20 Jum. Awal 1448 H
Visiteurs en ligne : 822
aujourd hui
:
17.288
Hier
:
33.507
La semaine dernière,
:
51.501
Le mois dernier
:
11.429.130
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
15 mei 2015 08:01
Festival Budaya Prancis Sajikan Kolaborasi Dua Negara
Jakarta - Tak terasa, perhelatan festival budaya Prancis atau Printemps Francais, di Indonesia, sudah memasuki tahun ke-11. Memasuki dekade keduanya ini, Printemps Francais kembali menyuguhkan berbagai pertunjukan seni kontemporer, baik dari Prancis, Indonesia, maupun kolaborasi antardua negara.
Mulai dari konser musik jaz dan klasik, teater, tarian, seni visual, hingga sirkus kontemporer, akan hadir di 11 kota di Tanah Air pada 15 Mei-16 Juni. Jakarta, Bali, Bandung, Malang, Surabaya, dan Yogyakarta, adalah beberapa kota yang akan dikunjungi.
Menurut Direktur Institut Prancis Indonesia, Bertrand de Hartingh, Printemps Francais kali ini akan lebih menekankan kolaborasi antardua negara. "Sepuluh tahun pertama untuk seniman Prancis di Indonesia. Sekarang kami mau pergi lebih jauh dan berbagi dengan mitra, teman Indonesia kami," katanya dalam konferensi pers yang digelar di auditorium IFI, Jakarta, Senin (11/5).
Salah satu bentuk kolaborasi yang akan ditampilkan adalah pertunjukan musik dari Gran Kino, band indie-rock Prancis dengan Sarasvati, band Indie Indonesia. Petualangan artistik mereka sebenarnya sudah diawali sejak Printemps Francais 2013.
"Setelah pertemuan pertama itu, lahirlah keinginan membuat sebuah kolaborasi seni, yang akhirnya terealisasi tahun ini," ucap Risa Sarasvati mewakili rekan-rekannya.