Friday, 1 May 2026   |   Friday, 14 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 887
aujourd hui : 15.361
Hier : 24.716
La semaine dernière, : 192.091
Le mois dernier : 15.288.374
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

28 mei 2016 07:37

Menpar Arief Yahya: Riau The Homeland of Melayu Saya Minta Sehari Ini Saja Diganti ’Riau Truly Malay’

Jakarta - Tanah tumpah darah Melayu, yang sudah digaungkan Provinsi Riau dengan tagline "Riau The Homeland Of Melayu" menurut Menpar Arief Yahya sudah cukup bagus.

Namun dirinya menyarankan agar lebih bagus lagi kalau Riau menggunakan kalimat "Riau Truly Malay". Karena menurutnya, Riau merupakan daerah asal bangsa Melayu.

"Kita sentil sedikit negara tetangga kita Malaysia itu. Jadi izinkan satu hari saja Riau The Homeland Of Melayu saya ganti jadi Riau Truly Malay," ujar Menpar Arief Yahya.

Kata Arief Yahya, Riau sudah membuktikan bahwa bangsa Melayu besar dan berkembang di bumi lancang kuning tersebut. "Seperti tarian tadi, itu kalau gak salah sudah pernah juara internasional di China, itu khas dan kental dengan budaya Melayu. Dan tarian itu hanya ada di Riau," jelasnya.

Sementara itu soal dirinya meminta Gubernur Riau untuk memilih salah satu iven sebagai destinasi wisata unggulan Riau, dirinya tidak akan intervensi atau mengusulkan. Karena dirinya sepenuhnya akan menyerahkan ke Pemerintah Riau. "Tadi sudah jelas, semua Provinsi hanya akan diakomodir satu saja, lah ini pak Gubernur gak tangung-tanggung ngasih ke saya lima," jawabnya.

Sementara itu Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang mendampingi Menteri Pariwisata mengatakan, dirinya akan segera membahas dengan beberapa tokoh dan stakeholder yang ada di Riau guna memilih salah satu iven sesuai permintaan Arief Yahya.

"Syaratnya kan juga tidak mudah, selain ivennya harus bertaraf nasional, standar dari Menteri Pariwisata juga harus menyediakan Amnesti, dimana ada lokasi khusus untuk suatu waktu buat menggelar acara besar. Kita sudah siapkan lahan sekitar 600 Hektare untuk itu. Kemudian soal bandara, beliau juga minta agar Dinas Perhubungan benar-benar serius mempersiapkan Bandara yang bertaraf Internasional," tukasnya.

Selain itu kata Andi, soal Infratuktur dan sumber pendanaan juga dibebankan ke daerah soal infratuktur. "Tadi pak menteri sudah berpesan, agar kita juga menyiapkan beberapa persyaratan. Jadi iven dan lokasi yang akan kita pilih, tentunya sesuai atau yang paling mendekati dengan ketentuan dari Kemenpar," pungkasnya.

Sumber: http://www.gosumbar.com


Read : 1.337 time(s).

Write your comment !