Thursday, 11 June 2026 |Thursday, 25 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 1.173
aujourd hui
:
18.400
Hier
:
58.870
La semaine dernière,
:
227.151
Le mois dernier
:
9.252.016
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
18 desember 2007 01:00
Asia Africa Trade-Tourism Investment Business and Seminar Forum Diharapkan Dapat Memperkuat Interaksi Bisnis di Kawasan Asia Afrika
Mataram- Dalam rangka melaksanakan program kegiatan Kemitraan Strategis Asia Afrika Baru (New Asian-African Strategic Partnership), Pemerintah RI, dalam hal ini Departemen Luar Negeri menyelenggarakan kegiatan Asia Africa Trade-Tourism Investment Seminar and Business Forum di Senggigi, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat dari tanggal 17 hingga 19 Desember 2007.
Kegiatan ini dilakukan dalam 3 format: Pertama, seminar dan forum bisnis; one on one meeting dan mini-expo (handicraft, furniture, kerajinan mutiara, perminyakan dan telekomunikasi). Kedua, kunjungan ke pusat-pusat industri (mebelkayu, tenun, keramik, pembudidayaan mutiara) dan pariwisata (melihat desa tradisional Sasak, LTDC/Lombok Tourism Development Center di Kuta) pada tanggal 18 Desember 2007. Dan ketiga melalui Pertemuan bilateral antara wakil Pemerintah di sela-sela kegiatan tersebut
Menurut Irjen Deplu, Dienne Hardianti Moehario, dalam sambutan selamat datangnya pada pembukaan acara, menyampaikan bahwa setelah Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika 2005 disepakati untuk membentuk New Asian-African Strategic Partnership (NAASP) agar dapat meningkatkan kerjasama kawasan yang lebih erat di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya. Dengan kerjasama yang erat ini maka kesejahteraan rakyat di kawasan dapat ditingkatkan.
Diharapkan negara-negara kawasan Asia Afrika lebih memfokuskan pentingnya kerjasama di bidang perdagangan, pariwisata dan investasi, terutama dalam memberdayakan pasar non tradisional di kawasan.
Kegiatan ini dihadiri oleh wakil-wakil dari 14 negara di kawasan Asia Afrika, yaitu India, Iran, Kazakhstan, Kenya, Kyrgyzstan, Mesir, Nigeria, Pakistan, Filipina, Sri Lanka, Uzbekistan, Vietnam, dan Indonesia. Seluruh peserta yang hadir berjumlah 97 peserta.