Wednesday, 20 May 2026 |Wednesday, 3 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 305
aujourd hui
:
11.485
Hier
:
25.387
La semaine dernière,
:
249.195
Le mois dernier
:
15.288.374
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
22 desember 2007 07:30
Jembatan Pereda Kekerasan
Kuala Lumpur-Malaysia dan Thailand semakin terbuka dengan dioperasikannya jembatan yang melintasi perbatasan kedua negara kemarin (21/12). Jembatan di Bukit Bunga itu diharapkan bisa mendorong perekonomian wilayah perbatasan kedua negara.
Perdana Menteri (PM) Malaysia Abdullah Ahmad Badawi serta PM Thailand Surayud Chulanont bertemu di tengah jembatan dan secara resmi membuka jembatan itu. Total dana pembuatan jembatan tersebut mencapai MYR 9,2 juta (sekitar Rp 25,2 miliar). Jembatan dua jalur sepanjang 120 meter itu terbentang mulai Provinsi Narathiwat di Thailand sampai negara bagian Kalatan, Malaysia. Selama ini, wilayah perbatasan itu merupakan salah satu daerah termiskin di kedua negara.
Kedua negara telah meluncurkan sejumlah proyek dalam mendorong perkembangan ekonomi di wilayah tersebut. Diharapkan, hal itu bisa mengurangi kekerasan yang terus meningkat di wilayah tersebut. "Jembatan itu merupakan usaha bersama kedua negara untuk menguatkan hubungan dan meningkatkan perekonomian warga," kata Badawi pada upacara pembukaan jembatan.
Mayoritas penghuni wilayah selatan Thailand, Provinsi Yala, Narathiwat, dan Pattani, adalah muslim. Kebanyakan di antaranya berasal dari etnis Melayu yang memiliki kesamaan budaya, masakan, dan bahasa dengan Malaysia. "Saya berharap warga Thailand yang hidup di perbatasan bisa mengambil keuntungan atas dibukanya jembatan tersebut," tegas Surayud.
Jembatan itu merupakan jembatan kedua yang menghubungkan kedua negara tersebut. Surayud menyatakan, jembatan ketiga masih dalam tahap pembangunan.
Sumber : http://www.jawapos.com Kredit foto : http://www.jawapos.com