Tuesday, 23 June 2026   |   Tuesday, 7 Muharam 1448 H
Visiteurs en ligne : 0
aujourd hui : 4.524
Hier : 15.843
La semaine dernière, : 155.704
Le mois dernier : 9.252.016
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

25 mei 2007 07:45

Ribuan Gedung Sekolah di Riau Rusak

Pekanbaru- Cukup mencengangkan, dari pendataan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Riau, sebanyak 1.750 gedung sekolah di daerah ini rusak berat dan ringan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/SMK/Madrasah Aliyah (MA). Dinas Pendidikan (Disdik) Riau menargetkan, tahun 2008 seluruh sekolah tersebut selesai diperbaiki.

Kepala bagian Tata Usaha (Kabag) TU Disdik Riau Drs Makrum kepada Riau Pos menjelaskan, untuk jenjang pendidikan TK jumlah sekolah yang rusak sebanyak 105 sekolah dengan 179 ruang kelas. Sementara untuk SD sederajat sebanyak 1.061 sekolah dengan 4.100 ruang kelas yang rusak, SMP sederajat 400 sekolah dengan 1.580 ruang kelas rusak dan SMA sederajat sebanyak 184 sekolah dengan 908 ruang kelas yang juga rusak.

Rencana penuntasan rehab sekolah TK se-Riau tahun 2007 ini sebanyak 64 sekolah dan 107 ruangan kelas dan tahun 2008 sebanyak 41 sekolah dengan 72 ruang kelas. Untuk penuntasan rehab sekolah SD sederajat tahun 2007 sebanyak 642 sekolah dengan 2.493 ruang kelas dan tahun 2008 mendatang sebanyak 425 sekolah dengan 1.661 ruang kelas.

Selanjutnya, rencana penuntasan rehab SMP sederajat tahun 2007 sebanyak 400 sekolah dan 948 ruang kelas dan tahun 2008 sebanyak 160 sekolah dengan 632 ruang kelas, sedangkan untuk penuntasan rehab SMA sederajat tahun 2007 sebanyak 112 sekolah dengan 541 ruang kelas dan tahun 2008 sebanyak 72 sekolah dengan 358 ruang kelas.

“Kita berharap tahun 2008 mendatang seluruh sekolah yang rusak berat dan ringan tersebut selesai diperbaiki, sehingga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Riau bisa ditingkatkan sejalan dengan visi dan misi Riau, hal ini juga sejalan dengan target kita untuk menuntaskan Wajib Belajar (Wajar) sembilan tahun pada 2008 mendatang,” ungkapnya.      

Ia menyebutkan untuk melakukan renovasi tersebut akan menggunakan dana Dana Alokasi Khusus (DAK) yang setiap tahun diserahkan kepada masing-masing provinsi, renovasi ini juga dilaksanakan pemerintah kabupaten/kota se-Riau dengan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) beberapa tahun lalu.

Sementara Kasubdin Pengembangan SMP Diknas Riau Hj Rahmah Masniarti mengungkapkan, untuk melakukan rehab sekolah dan ruang kelas SMP akan menggunakan dana sharing APBD dan APBN sebesar Rp14 miliar. Sedangkan untuk mekanisme rehabnya diserahkan kepada masing-masing kabupaten/kota.

Sumber : riaupos.com (dengan pengolahan seperlunya)


Read : 1.822 time(s).

Write your comment !