Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
24 april 2008 09:13
Dialog antara Dialogue Center UIN Sunan Kalijaga dan BKPBM
Yogyakarta, MelayuOnline.com— Dr. Phil. Nur Cholish Setiawan, M.A., Direktur Dialogue Center Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta menyambangi kantor Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM), pada Rabu siang (23/04/2008). Bersama Nur Cholis, turut serta sekretaris Dialogue Center, Ahmad Baidhowi, M.A., serta Koordinator Tim Kreatif dan Divisi Jaringan Dialogue Center, Zainuddin, M.A.
Rombongan dari Dialogue Center diterima oleh Koordinator Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) BKPBM, Teuku Cut Mahmud Aziz, M.A. Setelah menyaksikan ruang perpustakaan, koleksi benda-benda kebudayaan Melayu, serta aktivitas kru MelayuOnline.com, para tamu kemudian dipersilahkan berdialog dengan seluruh anggota Litbang di ruang pertemuan BKPBM.
Dalam dialog tersebut, Nur Cholis mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan upaya untuk menjalin tali silaturrahim antara dua lembaga yang memiliki kesamaan di bidang pewacanaan multikulturalisme. Sebagai lembaga yang concern membangun hubungan harmonis antaragama (interfaith), Dialogue Center berupaya membuka jaringan seluas-luasnya dengan berbagai pihak, termasuk dengan BKPBM.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi MelayuOnline.com, Nursaed Ali Ridho, M.A., menyampaikan berbagai aktivitas yang dilakukan oleh BKPBM, termasuk dalam bidang pengkajian serta publikasi lewat tiga portal data yang telah diluncurkan. Melalui situs www.melayuonline.com, www.rajaalihaji.com,dan www.wisatamelayu.comBKPBM berupaya mengenalkan khazanah budaya Melayu agar dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat global, sehingga dapat membangun saling pengertian budaya antarbangsa (multicultural understanding).
Dari paparan tersebut, Nur Cholis menyarankan pentingnya membangun relasi dengan pakar-pakar kemelayuan di seluruh dunia, termasuk para ahli di Universitas Leiden, Belanda. Melalui kerjasama dengan para ahli itu, berbagai macam kajian tentang kemelayuan dapat lebih ditingkatkan, baik dalam bidang kelengkapan data maupun pendanaan.
Saran lainnya datang dari Ahmad Baidhowi. Menurutnya, BKPBM perlu meningkatkan kajian-kajian tentang keislaman sebagai bagian dari kajian budaya Melayu. Kajian terhadap agama Islam dalam ranah budaya Melayu dapat memperkaya pemahaman mengenai relasi yang terbangun antara agama dan kebudayaan. Salah satu caranya adalah dengan menggali pemikiran keislaman para tokoh kebudayaan Melayu.
Pada pertemuan tersebut Wakil Pemimpin Umum MelayuOnline.com, Hadi Kurniawan, S.H.I., menyampaikan perlunya membangun kerjasama dengan Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga yang memiliki banyak koleksi tentang kajian keislaman di ranah budaya Melayu. Melalui lembaga Dialogue Center diharapkan kerjasama di bidang pertukaran data koleksi buku perpustakaan dapat segera dilaksanakan.
Di samping itu, pertemuan antara Dialogue Center dan BKPBM tersebut menghasilkan beberapa kesepahaman, di antaranya rencana untuk bekerjasama di bidang penelitian, pengayaan data, serta penyelenggaraan event bersama, seperti diskusi bulanan dan seminar bersama.