Tuesday, 23 June 2026   |   Tuesday, 7 Muharam 1448 H
Visiteurs en ligne : 0
aujourd hui : 6.224
Hier : 15.843
La semaine dernière, : 155.704
Le mois dernier : 9.252.016
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

19 juni 2007 09:15

Tokoh Masyarakat Bima Gagas Pendirian Universitas Bima

Tokoh Masyarakat Bima Gagas Pendirian Universitas Bima

Makassar- Sejumlah pemuka masyarakat Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), di Makassar yang menjadi pengurus dan anggota organisasi Kerukunan Keluarga Bima (KKB), memprakarsai pembentukan Universitas Bima yang diproyeksikan menjadi salah satu perguruan tinggi negeri di Tanah Air.

Pertemuan yang diprakarsai Mayong Maman tersebut berlangsung di Makassar, Minggu (17/6), dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Bima, antara lain Prof Ahyar (MIPA Unhas), Prof Imran Ismail, Mawardin, Syarifuddin, Drs Ikhwan M Said, dan sejumlah anggota organisasi KKB lainnya.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari obsesi Bupati Bima Ferry Zulkarnaen yang telah melontarkan keinginan membentuk sebuah universitas negeri di daerahnya, beberapa waktu lalu.

Hasil pertemuan ini akan dibahas oleh pengurus KKB yang kelak akan mengeluarkan rekomendasi berupa komposisi tim kecil yang akan membentuk Panitia Persiapan Pembentukan Universitas Negeri Bima.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati pada pertemuan Simposium Naskah Nusantara yang dilaksanakan di Bima 26 - 28 Juli 2007 yang akan datang, gagasan ini akan disosialisasikan kepada organisasi keluarga Bima yang berasal dari daerah lainnya seperti Jakarta, Malang, Yogyakarta, dan Mataram.

Peserta pertemuan yakin bahwa universitas yang digagas ini akan terwujud, mengingat sumber daya manusia untuk menangani perguruan tinggi tersebut cukup tersedia.

Saat ini, di Bima sudah ada Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) dan STISIP yang kelak dapat menjadi cikal bakal lahirnya sebuah universitas negeri.

Setiap tahun, ratusan bahkan ribuan anak-anak dari Kabupaten Bima merantau melanjutkan pendidikan ke luar daerah. Terbanyak ke Makassar, Mataram, Yogyakarta, Malang, dan Jakarta.

Sumber : http://www.media-indonesia.com/
Kredit foto : http://ms.wikipedia.org


Read : 2.375 time(s).

Write your comment !