Wednesday, 20 May 2026   |   Wednesday, 3 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 1.588
aujourd hui : 24.426
Hier : 25.387
La semaine dernière, : 249.195
Le mois dernier : 15.288.374
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

05 juni 2008 06:56

Asia Perlu Bersatu

Banyak Kesulitan Merangkul Negara-negara Asia
Asia Perlu Bersatu

Jakarta- Persatuan regional di antara negara-negara di kawasan Asia memerlukan beberapa macam prioritas yang harus segera dilaksanakan. Selain itu, diperlukan pula adanya organisasi-organisasi baru di kawasan ini yang dapat mendukung suatu kepentingan bersama di kawasan Asia.

Demikian diutarakan Peter A Petri pada seminar di Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta, Rabu (4/6). Petri adalah dosen masalah Keuangan Internasional di Universitas Brandeis, Boston, Amerika Serikat.

Dengan persatuan kawasan itu, bisa terjalin sejumlah kerja sama. ”Prioritas kerja sama antara lain mengurangi hambatan perdagangan di kawasan, integrasi finansial, kerja sama ekonomi makro dan nilai tukar, serta kerja sama dalam mengambil kebijakan dengan tukar-menukar data,” katanya.

”Pada saat harga pangan meningkat seperti sekarang ini seharusnya negara-negara di kawasan Asia dapat mengambil keuntungan bersama-sama,” kata Petri lagi. Kawasan Asia merupakan penghasil produksi pertanian yang harganya saat ini tengah melambung tinggi.

Ia juga mengatakan, institusi yang sudah ada, seperti ASEAN, juga perlu diperkuat dengan institusi lainnya, seperti inisiatif Chiang Mai atau organisasi yang sedang diusulkan, seperti Dialog Stabilitas Finansial dan Sekretariat untuk Kerja Sama Ekonomi.

Namun, dari diskusi yang berkembang, beberapa kalangan pengusaha di kawasan Asia justru merasa persatuan regional tersebut. Mereka melihat persatuan itu tidak terlalu menguntungkan posisi bisnis mereka.

Agak sulit diwujudkan

Sementara itu, Zhang Yuling dari Akademi China di Beijing mengatakan, banyak kesulitan dalam merangkul negara-negara Asia untuk bersatu dalam tataran regional. ”Kesadaran publik lemah. Orang di Benua Eropa dapat mengatakan kami orang Eropa. Akan tetapi tidak demikian di Asia. Jarang sekali terdengar kami orang Asia,” kata Zhang.

Menurut dia, institusi ASEAN merupakan persatuan regional yang sangat kuat. Akan tetapi di luar itu, persatuan regional masih sangat sulit. ”Mungkin untuk saat ini kami belum menemukan regionalisasi di Asia. Akan tetapi, semangat ke arah itu tetap ada,” katanya. (joe)

Sumber : cetak.kompas.com (5 Juni 2008)
Kredit foto :
img176.imageshack.us


Read : 2.353 time(s).

Write your comment !