Wednesday, 20 May 2026   |   Wednesday, 3 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 1.660
aujourd hui : 24.452
Hier : 25.387
La semaine dernière, : 249.195
Le mois dernier : 15.288.374
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

07 juni 2008 06:04

Delegasi Melaka Kunjungi Kepri

Delegasi Melaka Kunjungi Kepri

Tanjungpinang- Terbentuknya kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Kepulauan Riau (Kepri) membuka peluang investasi bagi investor dari berbagai negara. Ini terbukti dengan kunjungan delegasi negara bagian Melaka, Malaysia yang meminta paparan peluang usaha apa saja yang tersedia di Kepri ke Pemprov Kepri, Jumat (6/6) di aula Kantor Gubernur Kepri.

Selain para pengusaha, dan investor, ikut serta dalam delegasi dari Melaka ini antara lain para para pejabat teras dari UMNO Melaka, Majelis Belia Dunia Melayu Dunia Islam dan para ketua berbagai organisasi kepemudaan di negara bagian tersebut. Kunjungan ini juga ditujukan untuk lebih mempererat silaturrahim dua negeri berbeda negara tersebut.

Dijadwalkan, usai mendengar paparan peluang investasi, Sabtu (7/6) delegasi berziarah ke Pulau Penyengat dan Hulu Riau ke makam Daeng Marewa serta Daeng Celak. Kemudian, melaksanakan pertandingan futsal persahabatan dengan Pemprov, dan Majelis Belia Kepri yang diketuai Basyaruddin Idris di lapangan futsal Batu Kucing.

Paparan tentang peluang investasi dan usaha di Kepri, disampaikan beberapa pejabat teras di Pemprov Kepri, antara lain Kepala Disperindag Kepri, Jon Arizal, Kepala Biro Kesra Kepri, Dadang AG, dan lain-lain. Ketua Rombongan Melaka, Encik Hasyim Suud, di hadapan pejabat Pemprov Kepri, mengatakan wilayah Kepri dikenal luas hingga ke negara Malaysia.

Banyak pengusaha Melaka sudah dan akan mengembangkan usaha di Kepri. Apalagi, karena peluang investasi di Kepri semakin terbuka dan mudah dengan adanya FTZ.

”Yang menonjol antara lain terbentang luas perairan, dan sebentar lagi diterapkan daerah penerapan FTZ,” kata Encik Hasyim Suud.   

Kepala Disperindag Kepri, Jon Arizal mewakili Gubermur Kepri mengatakan, Provinsi Kepri punya sekitar 2004 pulau lebih. Sementara jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa. Hingga kini katanya provinsi memiliki sekitar 96 persen wilayah lautan, tersedia luas peluang investasi, peluang wisata dan peluang peningkatan ekonomi lain.

Jon mengakui, sektor kelautan yang merupakan sektor yang memiliki potensi sangat besar karena berdasarkan karakteristik wilayah Kepulauan Riau yang merupakan 96 persen lautan. Pada sektor kelautan memberi peluang potensi perikanan tangkap dan budidaya serta sumberdaya pesisir. Kemudian, peluang investasi migas, kapal tenggelam, dan industri kelautan.

Selain itu, berbagai sektor lainnya juga menjanjikan peluang usaha yang berpotensi. Seperti, di sektor peternakan. Disampaikannya, potensi usaha peternakan di Kepri antara lain meliputi jumlah populasi, pemotongan, dan daging yang dihasilkannya. (git/zek)

Sumber : Batam Pos (07 Juni 2008)
Kredit foto : www.indonesia.go.id


Read : 2.426 time(s).

Write your comment !