Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
02 oktober 2008 05:28
Sholat Idul Fitri di Alun-alun Utara Yogyakarta
Sholat Idul Fitri 1429 Hijriah
Yogyakarta, MelayuOnline.com— Dalam rangka hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 Hijriah, yang jatuh pada Rabu (01/10), Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi DIY menyelenggarakan sholat Idul Fitri di beberapa tempat. Salah satunya di Alun-alun Utara, Kota Yogyakarta, yang diikuti oleh ribuan umat Islam dari Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Di antara ribuan umat muslim ini, hadir Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Provinsi DIY, yang turut melaksanakan sholat Idul Fitri bersama-sama dengan warganya.
Pukul 06.30 WIB, Alun-alun Utara Yogyakarta sudah ramai dipenuhi umat muslim yang ingin melakasanakan sholat Idul Fitri. Setiap orang mengambil tempatnya masing-masing, di shaf-shaf yang telah disediakan oleh panitia. Sebelum sholat dimulai, sekelompok remaja berbaju seragam pramuka, perwakilan dari PHBI, menyebar ke tengah-tengah jemaah yang telah duduk di shafnya masing-masing. Para remaja ini, dengan membawa kantung hijau, berkeliling untuk mengumpulkan infaq dari tiap-tiap jemaah.
Suasana Sholat Idul Fitri di Alun-alun Utara, Yogyakarta.
Tepat pukul 07.00 WIB, sholat yang dipimpin oleh Rektor Universitas Muhamadyah Yogyakarta, Prof. Dr. Muhammad Chirzin, ini dimulai. Setelah sholat selesai, acara dilanjutkan dengan ceramah Idul Fitri, dan ditutup dengan doa bersama.
Mengais Rejeki di Hari yang Fitri
Di hari yang sama, Alun-alun Utara Yogyakarta tidak hanya dipenuhi oleh umat muslim yang akan melaksanakan sholat Idul Fitri. Namun, juga dipenuhi oleh para pedagang, yang menjual makanan, minuman, mainan anak-anak, hingga koran bekas. Koran bekas ini, dijual dengan harga Rp1.000,- per lembar dan dapat digunakan alas untuk sholat. Tidak hanya pedagang yang beramai-ramai mencari rejeki di hari kebesaran umat Islam ini, namun para pengemis pun cukup banyak terlihat di sekitar Alun-alun Utara.
Para pencari rejeki di hari Idul Fitri
Selain itu, seusai Sholat Idul Fitri, tampak para pemulung, bergegas mengumpulkan koran-koran bekas yang sebelumnya digunakan sebagai alas sholat. Koran-koran bekas ini, dikumpulkan untuk dijual kembali. Tampaknya, Idul Fitri tidak hanya perayaan kemenangan bagi umat Islam. Namun, momen ini juga dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pedagang, pemulung, dan pengemis untuk mengais rejeki.