Friday, 12 June 2026   |   Friday, 26 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 607
aujourd hui : 12.680
Hier : 20.067
La semaine dernière, : 227.151
Le mois dernier : 9.252.016
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

02 desember 2008 02:43

Seminar Internasional VI dan Festival Tradisi Lisan Nusantara Mulai Digelar

Seminar Internasional VI dan Festival Tradisi Lisan Nusantara Mulai Digelar
Bupati Wakatobi Ir Hugua menabuh gong sebanyak 3 Kali, membuka
Seminar Internasional VI dan Festival Tradisi Lisan Nusantara 2008
di Kabupaten Wakatobi.

Wangi-Wangi, Sulawesi Tenggara- Bertempat di lapangan merdeka Wangi-Wangi, Senin (1/12) kemarin Bupati Wakatobi membuka secara langsung kegiatan Seminar Internasional VI dan Festival Tradisi Lisan Nusantara Wakatobi 2008. Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Buton Ir Syafei Kahar, mantan Menteri Budaya dan Pariwisata era Gusdur I Gede Ardika, Staf Ahli Menteri Budaya dan Pariwisata RI, Serta Ketua Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Nusantara dan sejumlah anggotanya.

Upacara pembukaan ini di awali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Ediarto Rusmin BAE yang juga menjabat Wakil Bupati Wakatobi. Dalam laporannya, dikatakan bahwa ide pelaksanaan kegiatan seminar yang pertama kalinya dilakukan di luar Jakarta ini berawal dari keikutsertaan La Ode Kamaluddin, salah seorang seniman wakatobi pada festival Seminar Internasional V dan Festival Tradisi Lisan Nusantara 2007 di Jakarta, saat itu delegasi Wakatobi ini berhasil memperoleh gelar maestro pantun Nusantara, sehingga Wakatobi ditunjuk untuk menjadi tuan rumah penyelenggara kegiatan ini.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini diharapkan akan mampu mendorong kesadaran masayarakat untuk megangkan dan menghargai tardisi lisan menjadi kekuatan peradaban bangsa, dan bagi Kabupaten Wakatobi kegiatan ini memiliki arti sendiri karena merupakan kegiatan yang baru pertama kalinya dilaksanakan di Wakatobi. Harapannya kegiatan akan banyak membawa manfaat positif bagi daerah.

Dilaporkan pula, bahwa kegiatan yang mengangkat tema "Taradisi Lisan Sebagai Kekuatan Kultural Membangun Peradaban" yang dirangkaikan dengan kegiatan pameran bernuasa kebudayaan, diikuti oleh 425 orang peserta undangan, dan sekitar  900 orang peserta lokal.

Untuk kegiatan seminar dikuti oleh 300 orang peserta terdiri dari 187 orang peserta dari luar Wakatobi, 113 orang peserta lokal, dimana dari jumlah tersbut sudah termasuk pemakalah yang terdiri 7 orang pemamalah dari luar negeri, 29 orang pemakalah Nasional dan 5 orang pemakalah lokal.

Sementara untuk festival taradisi lisan  diikuti oleh beberapa utusan daerah. Di antaranya utusan Provinsi Sulawesi Tenggara sendiri, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, NAD, Bangka Belitung, Kota Tanjung Pinang, serta utusan Kabupaten Buton, Kota Kendari, Muna, Baubau, dan Buton Utara.

Kegiatan seminar dilangsungkan di Gedung Wanita, RM Wisata dan Kapal FRS Menami. Sementara  festival budaya di pusatkan di Lapangan Merdeka Wangi-Wangi. Kegiatan yang menghabiskan anggaran sekiar Rp 2,5 miliar ini akan berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 1-3 Desember 2008. (CR2/B/DUL)

Sumber : http://kendariekspres.com/ (2 Desember 2008)


Read : 2.745 time(s).

Write your comment !