Saturday, 9 May 2026   |   Saturday, 22 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 338
aujourd hui : 11.043
Hier : 31.987
La semaine dernière, : 209.627
Le mois dernier : 15.288.374
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

08 april 2009 02:50

Pesta Rakyat Maluku Utara 2009 Telan Biaya Rp 3 Miliar

Pesta Rakyat Maluku Utara 2009 Telan Biaya Rp 3 Miliar
Prajurit Kesultanan Ternate

Jakarta - Maluku Utara akan menghabiskan lebih dari Rp 3 miliar untuk pesta rakyat (Legu Gam) 2009. Pesta rakyat untuk memperingati hari jadi Sultan Ternate Mudaffar Sjah itu akan dihelat mulai 18 April hingga 3 Mei mendatang di depan Kraton Kesultanan Ternate. Mudaffar telah 48 tahun memimpin Kesultanan Ternate.

Permaisuri Sultan Ternate Jo Ou Ma Boki Ratu Nita Budhi Susanti dalam siaran persnya menyatakan sebagian dana perhelatan pesta berasal dari anggaran negara. "Dari APBN Rp 300 juta dan APBD 500 juta, sisanya dari sponsor dan sumbangan masyarakat," katanya.

Sepanjang pelaksanaan pesta akan ditampilkan pagelaran seni tradisional, seperti tari daerah dari kepulauan Suba, Jailolo, Ternate, dan Tidore. Ada pula pertunjukan seni seperti parodi dan puisi. Maluku Utara juga akan menampilkan nilai lokal dan tradisi lewat pameran hasil kerajinan tangan dan aneka makanan daerah.

Untuk menyambut pesta, kata Nita, pemerintah daerah setempat telah bekerja sama dengan sepuluh hotel yang ada di Maluku Utara. Total disiapkan sekitar 2.000 kamar untuk wisatawan lokal maupun mancanegara. Jika ingin merasakan Maluku Utara `lebih dekat` atau tidak ingin tinggal di hotel, wisatawan boleh tinggal di rumah-rumah penduduk yang ada di sekitar kesultanan. "Saat ini sedang didata berapa kebutuhan rumah dan rumah mana saja yang bisa ditempati," kata Nita lagi.

Direktur Jenderal Pemasaran Departemen Budaya dan Pariwisata Sapta Nirwandar menyatakan sejak 2007 lalu pesta rakyat ini sudah masuk dalam agenda wisata nasional. Penetapan itu, kata Sapta, bertujuan "melestarikan dan memperkenalkan adat istiadat dan budaya Maloku Kie Raha kepada generasi muda, juga sebagai upaya menarik wisatawan untuk berkunjung ke Maluku Utara".

Nirwan berharap kegiatan seperti pesta rakyat atau festival rakyat ini bisa digelar di seluruh provinsi hingga tingkat kabupaten/kota. "Budaya dan adat istiadat yang ada harus terus digali dan diperkenalkan agar bisa berkembang dan tetap lestari," ujar Nirwan. (REH ATEMALEM SUSANTI)

Sumber: http://www.tempointeraktif.com
Kredit Foto: http://flickr.com/photos/28962757@N08/2931468515/


Read : 3.208 time(s).

Write your comment !