Wednesday, 20 May 2026   |   Wednesday, 3 Dzulhijah 1447 H
Visiteurs en ligne : 1.193
aujourd hui : 17.885
Hier : 25.387
La semaine dernière, : 249.195
Le mois dernier : 15.288.374
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

05 agustus 2009 01:45

Patung Adat Suku Nias Dicuri

Patung Adat Suku Nias Dicuri

Nias, Sumut - Kepolisian Resor Nias berhasil menggagalkan penjualan patung adat suku Nias di Gunungsitoli. Polisi menahan seorang dari empat tersangka yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian. Pencurian patung Nias ini bukan yang pertama kali terjadi. ”Ada empat pelaku. Salah seorang otak pencurian bermarga Gulo berusia 30 tahun sudah kami tahan, sedangkan tiga pelaku lain melarikan diri. Kami masih mengusut kasus ini,” tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Nias Ajun Komisaris RA Purba saat dihubungi dari Medan, Sumatra Utara, Minggu (2/8).

Patung berbentuk manusia setinggi 180 sentimeter (cm) dan lebar 60 cm ini rencananya akan dijual pencuri ke Medan. Polisi menduga di Medan sudah ada penadah patung ini sebelum jatuh ke tangan berikutnya. ”Kami masih fokus pada penyelidikan di sini (Nias) dahulu,” katanya. Pelaku pencurian mengirim patung melalui jalan darat sebelum menyeberang dari Pelabuhan Gunungsitoli menuju Sibolga. Sesaat sebelum menyeberang, truk Colt Diesel dengan nomor polisi BK 9892 BI dihadang petugas kepolisian. Petugas kepolisian berhasil membongkar pencurian patung ini berkat informasi dari warga setempat.

Sebelumnya, seorang warga mendatangi Markas Polres Nias yang menyatakan kehilangan patung di kampung lama di kawasan Mandrehe, 57 kilometer dari Gunungsitoli. ”Untuk meneliti lebih jauh, kami meminta bantuan Balai Arkeologi Medan. Kemungkinan hari Senin tim Balai Arkeologi tiba di Gunungsitoli,” katanya.

Kasus ini bukan merupakan yang pertama kali. Kasus serupa pernah terjadi pada bulan Maret 2008. Saat itu dalam sebulan saja terjadi dua kasus penyelundupan benda megalitik. Salah satu kasus yang terjadi adalah sebanyak 20 boks berisi patung hendak dikirim ke Yogyakarta. Patung yang hendak diselundupkan tersebut berupa patung binatang dengan punggung berlubang sebesar keledai dan sebesar kambing.

Nias yang kini terbagi dalam lima pemerintahan, yakni Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara, memiliki kekayaan budaya megalitik. Di perkampungan lama masih banyak terdapat batu beraneka bentuk. (NDY)

Sumber: http://www.waspada.co.id
Kredit Foto: http://matakumatamu.multiply.com


Read : 5.647 time(s).

Write your comment !