07 agustus 2015 07:07
Busana Melayu: Mencari Jejak untuk Menapak
Judul Buku
| : | Busana Melayu |
Penulis
| : | Zubaidah Shawal |
| Penerbit | :
| Jabatan Muzium dan Antikuiti Malaysia |
Cetakan
| :
| Pertama, 1994 |
Tebal
| :
| xxii + 122 Halaman |
Ukuran
| :
| 22 cm x 28 cm. |
Busana Melayu merupakan salah satu produk budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa Melayu. Mayoritas oang Melayu yang memeluk agama Islam memberikan ciri pakaian ini menjadi khas, dan memiliki karakteristik tersendiri. Latar belakang agama yang dipeluk bangsa ini menjadikan busana Melayu banyak diidentikkan dengan busana orang-orang Islam.
Sebagaimana umumnya masyarakat zaman dulu berpakaian, bangsa Melayu memanfaatkan busana dalam keseharian tanpa pretensi apapun. Membuat baju, memakainya berganti-ganti hinga usang atau rusak, lalu terbuang atau menjadikannya bagian dari alat pembersih rumah tangga, begitu seterusnya. Inilah faktor minimnya informasi tentang busana Melayu. Dokomentasi mengenai pakaian tradisional Melayu sangat terbatas di antaranya karena tradisi masyarakat Melayu dahulu yang kurang menumpukan perhatian untuk mendokomentasikan pakaian mereka, terlebih pakaian harian yang tidak diperhatikan layaknya pakaian kalangan istana. Karya tulis tentang pakaian tradisional Melayu juga sangat jarang dijumpai dan hanya diturunkan secara lisan dan kebiasaan menggunakan pakaian tradisional tersebut, walau tidak dapat bertahan lama.
Dari perspektif itulah buku ini menjadi sangat berharga sebagai salah satu usaha pendokomentasian yang lengkap mengenai pakaian tradisional Melayu. Apalagi, sampai saat ini belum ada sebuah institusi yang fokus untuk mendokomentasikan bentuk dan perkembangan pakaian tradisional Melayu. Bahkan, kalangan budayawan dan sejarahwan juga kurang memberikan perhatian lebih dalam upaya penelitian dan pendokomentasian hal tersebut.
Zubaidah Shawal juga mengalami kesulitan mencari bahan rujukan yang membahas tata cara orang Melayu berpakaian. Oleh sebab itu penulis buku ini terpaksa bertumpu pada tulisan-tulisan yang diterbitkan oleh penulis asing dan hikayat Melayu lama yang banyak menjelaskan pakaian zaman dahulu dalam bentuk puisi.
Jika diteliti perubahan yang terdapat pada pakaian Melayu, kita akan dapat melihat perubahan-perubahan yang terus terjadi pada pakaian tersebut. Perubahan-perubahan tersebut dimungkinkan sengaja dilakukan untuk menyesuaikan dengan trend yang terus berkembang atau dengan mencoba meniru gaya potongan asing yang kemungkinan bisa menjadikan pakaian kelihatan labih baik. Kendati demikian potongan bentuk yang mengikuti trend tersebut tidak bertahan lama dan akhirnya kembali pada bentuk awal.
Buku ini juga membahas jenis-jenis baju yang terdapat pada tradisi Melayu, yaitu Baju Kebaya Labuh, Baju Kurung Teluk Belanga, Baju Sikap, Baju Kehormatan Barat, Baju Takwa, Pakaian Adat Aceh, Baju Riau Pahang, Baju Kurung Cekak Musang, Baju Kebaya Pendek, Seluar, serta pada bagian awal buku ini membahas sejarah pakaian awal orang Melayu. Bila sejarah busana Melayu telah tertata, tinggallah jejak mesti ditaja. (OS Koto/Res/48/08-2015)
Editor: Agus Najib Afwan
Read : 1.030 time(s).