Friday, 17 April 2026   |   Friday, 29 Syawal 1447 H
Visiteurs en ligne : 8.358
aujourd hui : 105.987
Hier : 36.578
La semaine dernière, : 249.242
Le mois dernier : 101.098.282
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

16 april 2011 06:29

Budpar Maluku Siapkan Festival Budaya Islam

Budpar Maluku Siapkan Festival Budaya Islam

Ambon, Maluku - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maluku menyiapkan festival kesenian dan budaya bernuansa Islam untuk menyemarakkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXIV di Maluku, Mei 2012.

"Kami sudah mengusulkan ke Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), agar kegiatan kesenian dan kebudayaan Maluku yang bernuansa Islami bisa ditampilkan menjelang dan selama kegiatan MTQ berlangsung nanti," kata Kepala Disbudpar Maluku Florence Sahusilawane kepada ANTARA di Ambon, Jumat.

Ia menjelaskan, acara seni dan budaya Islam yang sedang mereka siapkan untuk digelar saat Maluku menjadi tuan rumah MTQ ke-XXIV, antara lain festival musik, parade hadrat dan toto buang, lomba taman indah, parade busana muslim dan lainnya.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Balai Arkeologi Ambon untuk menyiapkan pameran yang berkaitan dengan arkeologi Islam," katanya.

Menurut Sahusilawane, pameran arkeologi direncanakan akan dilangsungkan di Kecamatan Leihitu, Kebupaten Maluku Tengah (Pulau Ambon), karena daerah tersebut memiliki banyak peninggalan sejarah Islam, salah satunya adalah masjid tua Wapauwe yang berdiri sekitar 1414 Masehi.

"Kecamatan Leihitu memiliki potensi pariwisata Islam yang cukup besar. Seperti peringatan hari tujuh Syawal yang digelar oleh Desa Mamala dan Morela setiap hari ketujuh Idul Fitri, dengan mengadakan festival ‘pukul manyapu‘," katanya.

Ia menambahkan, festival yang telah menjadi agenda tahunan Disbudpar Maluku tersebut yang menceritakan tentang perjuangan masyarakat Leihitu dalam mengusir penjajah Belanda, telah menginspirasi seniman daerah Maluku untuk menciptakan tarian kontemporer "baku pukul manyapu".

"Tarian ini pernah mendapatkan penghargaan Penyaji Terbaik se-Indonesia pada Parade Tari Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tahun 2009," kata Florence Sahusilawane.

Sumber Berita: http://www.antaranews.com
Sumber Foto: http://www.voa-islam.com


Read : 4.543 time(s).

Write your comment !