Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
22 agustus 2011 08:38
Bupati Buleleng Buka Lomba Balaganjur
Singaraja, Bali - Lomba balaganjur, instrumen musik tradisional Bali dibuka Bupati Buleleng Putu Bagiada, di jalan Veteran Singaraja, Jumat sore.
Kegiatan tersebut diawali dengan penampilan empat dari tujuh sekeha balaganjur yang ikut ambil bagian dalam lomba menunjukkan kebolehannya.
Keempat sekehabalaganjur yang tampil pada hari pertamamasing-masingsekeha balaganjur Sanggar Bakti kembang desa Baktiseraga, balaganjur Undiksha, Budi Gita Budayakelurahan Banjar Tegal danKomunitas Balanada Jagatnatha.
Penampilan keempat sekeha balaganjur terbaik Buleleng itu mendapat sambutan antusias penonton yang mencapai ribuan melumpuhkan sepanjangjalan veteranlingkungan Banjar Paketan Singaraja.
Bupati Buleleng Putu Bagiadausai membuka acara lomba menyambut bangga atas terlaksananya lomba yang diselenggarakan sekeha gong kebyar eka wakya Banjar Paketan.
Diharapkankesadaran membangun Bulelengtermasuk membangun seni budaya muncul dari masyarakat sehingga penjiwaan terhadap seni semakin meningkat di kalangan masyarakat.
Guna memotivasi panitia pelaksana, sehingga ke depan diharapkan pesertanya lebih, Bupati Buleleng menyerahkan bantuan sebesar Rp.5.000.000.
"Saya bangga atas inisiatifgong kebyar eka wakya Banjar Paketan ini karena mampu menggelar lomba balaganjur se kabupaten Buleleng, bahkan penampilan pesertanya saya perhatikan sagatberkualitas," ujar Bupati.
Saat ditanya wartawan apakah ini berarti pemerintah belum memaksimalkan SKPD yang membidangi untuk menggelar hajatan yang sama, Bupati Putu Bagiada menjawab dengan diplomasi, perlu ditumbuh kembangkan.
Sementara itu ketua panitia yang juga Kelian Adat Banjar Paketan Putu Mahendra menjelaskan tujuan digelarnya lomba adalah sebagai tonggak kebangkitan gong kebyar eka wakya yang pernah berjaya dimasa lalu.
Hadiah panggul emas serta penghargaan lainnya diharapkan dapat melecut semangat genarasi muda untuk bangkit kembali menggeluti seni.
Apalagi saat ini gong kebyar eka wakyatelah memiliki sekeha gong dari anak-anak remaja, wanita dan sekeha gong dewasa. Sementara untuk internal dengan bangkitnya sekeha gong maka hajatan yang memerlukan iringan tabuh gongtidak perlu lagi mengundang dari luar.