Tuesday, 21 April 2026 |Tuesday, 4 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 0
aujourd hui
:
1.742
Hier
:
24.407
La semaine dernière,
:
249.242
Le mois dernier
:
101.098.282
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
12 desember 2007 10:15
Pimpinan Umum Presentasikan MelayuOnline.com di Putrajaya, Malaysia
Mahyudin Al Mudra (Pimpinan Umum MelayuOnline.com)
saat menyampaikan makalah “MelayuOnline.com sebagai Sarana
Untuk Merekonstruksi Peradaban Melayu Di Era Gelombang Ketiga”
di Putrajaya, Malaysia.
Putrajaya – MelayuOnline.com- Tepat pada pukul 09.00 waktu Malaysia, 6 Desember 2007, seminar antar bangsa "Sustainabilty Strategies For Online Resources And Services in Research Institution (Strategi Melestarikan Sumber dan Perkhidmatan dalam Talian Institusi Penyelidikan)" dibuka oleh Datuk Badariah Arsyad, Pengarah Operasi Yayasan Kepimpinan Perdana. Seminar internasional ini diselenggarakan di auditorium Yayasan Kepimpinan Perdana atas inisiatif Institut Alam Tamadun Melayu (ATMA), Universiti Kebangsaan Malaysia bekerjasama dengan Yayasan Kepimpinan Perdana, Putrajaya, Malaysia.
Bertindak sebagai pembicara dalam seminar tersebut adalah Dr. Raslan Ahmad (Ministry of Science, Technology and Innovation, Malaysia (MOSTI), Y. Bhg. Prof. Dr. Ida Madieha Abd. Ghani Azmi (International Islamic University Malaysia), Prof. Dr Ding Choo Ming (Principal Research Fellow at the ATMA - Universiti Kebangsaan Malaysia), Mahyudin Al Mudra S.H., M.M. (Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu dan Pemimpin Umum MelayuOnline.com), CH’NG Kim See (Head ISEAS Library, Institute of Southeast Asian Studies, Singapore), Cik Nafisah Ahmad, Enchi Azhar Mohd Noor (Chief Librarian of PETRONAS), Puan Hasnita Ibrahim (Managing Infolib of BERNAMA), Encik Ong Chui Koon (Senior Principal Consultant and Head of the Intellectual Property Services Section, SIRIM Berhad) & Encik Anuar Mohd Simoh (Consultant/Acting Head of Technical Information Section of SIRIM).
Di antara tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk sharing pengalaman, pengetahuan, dan kepakaran dalam memajukan digitilisasi pangkalan data. Di samping itu juga untuk membicarakan isu-isu teknologi, ekonomi, dan undang-undang dalam membangun dan memajukan portal. Dua tujuan tersebut erat kaitannya dengan usaha pemerintah Malaysia yang sedang giat melakukan digitilisasi dokumentasi sejarah Malaysia.
Dalam sambutan pembukaan seminar tersebut, Datuk Badariah Arsyad mengatakan, “Yayasan Kepimpinan Perdana yang konsentrasi pada pemikiran dan kepemimpinan terlibat langsung dalam usaha-usaha penelitian untuk mendukung program pemerintah dalam digitilisasi warisan sejarah negara ini. Oleh karena itu dalam kesempatan ini, kami berterima kasih kepada para pembicara yang telah bersedia bekerja sama dengan baik”.
Mahyudin Al Mudra dalam mempresentasikan makalahnya “MelayuOnline.com sebagai Sarana Untuk Merekonstruksi Peradaban Melayu Di Era Gelombang Ketiga”, menekankan pada landasan pemikiran, tujuan, strategi publikasi MelayuOnline.com di era gelombang ketiga (the third wave era). “MelayuOnline.com berorientasi menyatukan dan mencerahkan puak-puak Melayu di seluruh dunia. MelayuOnline.com memanfaatkan cybermedia sebagai sarana utama untuk menduniakan Melayu dan memelayukan dunia, karena cybermedia dapat dijangkau oleh siapa saja dan dimana saja secara cepat dan mudah”, jelas Mahyudin. Pada kesempatan itu, pihak panitia penyelenggara meminta Mahyudin untuk melihat persamaan dan perbedaan antara MelayuOnline.com dan Malaycivilization.com. Banyak persamaan antara kedua portal, terutama pada tujuan dan orientasinya, yaitu untuk meraih kejayaan dunia Melayu.
Diundangnya MelayuOnline.com dalam seminar internasional ini merupakan apresiasi masyarakat Malaysia atas peran MelayuOnline.com dalam memelihara budaya Melayu. Dalam kesempatan tanya jawab yang berlangsung sekitar 15 menit, seorang penanya menyatakan apresiasinya terhadap MelayuOnline.com yang memiliki struktur yang sistematis, integratif dan komprehensif, sehingga seluruh aspek kebudayaan Melayu termuat dalam kajian MelayuOnline.com (RI/brt/8/12-07).