Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
No data available
News
13 april 2007 02:37
Rusli Zainal: Tanamkan Etos Melayu yang Positif
POTENSI masyarakat Melayu dunia tidak akan maju tanpa mengaplikasikan paradigma Melayu yang bertamadun.
Melayu yang bertamadun dalam era globalisasi itu harus menguasai ilmu teknologi, memiliki akses ekonomi yang kuat, menguasai network yang luas serta mempunyai pemimpin yang memiliki komitmen membangun komunitas Melayu itu sendiri.
"Kita harus benar-benar memahami konsep itu dan terus menanamkan etos kemelayuan dengan sikap-sikap yang positif, sehingga Melayu yang bertamadun dan maju yang kita cita-citakan itu bukan hanya menjadi mimpi, namun akan menjadi kenyataan," ujar Vice Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) HM Rusli Zainal saat memaparkan pemikirannya dalam Seminar DMDI di Primula Hotel Kuala Terengganu, Malaysia, Minggu (8/4).
Rusli Zainal yang juga Gubernur Riau mengatakan kebesaran masa lalu Melayu tidak dapat dijadikan kebanggan berterusan, karena realita perubahan peradaban dunia hari ini telah menuntut kaum Melayu untuk mampu meningkatkan daya kompetitifnya di era global ini.
Melayu adalah rumpun bangsa yang telah menjadikan agama Islam sebagai jati diri. Karena itulah, Rusli Zainal yakin rumpun Melayu perlu untuk terus meningkatkan kualitas keislamannya secara luas dengan menguasai teknologi, ekonomi dan network informasi, terutama dalam keberrsamaan sosial budaya masyarakat Melayu dunia.
"Melayu identik dengan Islam. Orang Melayu boleh saja pakai kain sarung atau baju kurung tapi ia harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Punya akses ekonomi dan memiliki network yang luas," kata Gubri dalam makalahnya yang berjudul Pemikiran Orang Melayu.
Ia mengatakan paham dan budaya menjadi ciri dan dasar meletakkan pemikiran untuk peradaban. Masyarakat Melayu mestilah terus berusaha memunculkan pemikiran-pemikiran masyarakat dunia dalam memecahkan berbagai permasalahan dunia di semua bidang ilmu pengetahuan.
Dengan pemikiran-pemikiran segar tersebut akan memunculkan generasi Melayu yang unggul serta mempunyai dan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi yang maju berdasarkan nilai-nilai tunjuk ajar Melayu dalam kehidupan sehari-hari. (dil)