Saturday, 9 May 2026   |   Saturday, 22 Dzulqaidah 1447 H
Visiteurs en ligne : 286
aujourd hui : 11.107
Hier : 31.987
La semaine dernière, : 209.627
Le mois dernier : 15.288.374
Vous êtes le visiteur numéro 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

10 agustus 2007 00:49

Pemuda Maluku dan Lampung Pelajari Budaya Melayu di Penyengat

Pemuda Maluku dan Lampung Pelajari Budaya Melayu di Penyengat

Tanjungpinang- Mulai Selasa (7/8) hingga 40 hari ke depan, Provinsi Kepulauan Riau kedatangan tamu dari tiga provinsi di Indonesia, yaitu dari Jawa Tengah, Maluku Utara, dan Lampung.

Para tamu ini adalah pemuda berusia di bawah 25 tahun yang terlibat dalam program pertukaran pemuda antarprovinsi di bawah koordinasi Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam program yang bertajuk, Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP) yang diketuai Sofyan Spd dari Dispora, seluruh pemuda itu ditempatkan di Pulau Penyengat serta berdomisili di kediaman warga pulau bersejarah itu.

Ada banyak kegiatan yang dilaksanakan para pemuda dari tiga provinsi ini di Pulau Penyengat, selain bakti sosial. Di antaranya, mereka akan berlajar tentang adat budaya Melayu, termasuk sastra Melayu, dan berbagai kegiatan lainnya.

Mereka yang datang ini, ternyata juga menguasai keahlian dalam seni dan budaya yang mereka tampilkan dalam acara malam kekeluargaan di Penyengat, Selasa (7/8) malam.

Seperti para pemuda Provinsi Lampung, yang menampilkan tari zapin, dan tarian perang yang ditampilkan pemuda Maluku Utara. Kedatangan mereka disambut hangat warga Penyengat, yang ramai menghadiri acara kekeluargaan tersebut. Apalagi, seluruh pemuda itu akan ditempatkan di rumah-rumah warga.

”Ada delapan rumah warga yang akan ditempati para pemuda dari tiga provinsi ini. Sehingga mereka bisa berbaur dan memahami kultur budaya Melayu di sini, langsung dari masyarakat,” kata Ibrahim Rahman dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Tanjungpinang, yang terlibat dalam kegiatan ini bersama Gurindam Centre menjawab Batam Pos, kemarin.

Menjawab pertanyaan tentang tujuan BPAP ini, Ibrahim, mengatakan untuk meningkatkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sekaligus, meningkatkan hubungan silaturrahim antar pemuda, dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Karenanya, mereka juga dijadwalkan untuk mengikuti lomba Bintan Treking pada Ahad (12/8) di Gunung Bintan.

Sumber : Batam Pos


Read : 2.739 time(s).

Write your comment !