Jumat, 26 Mei 2017   |   Sabtu, 29 Sya'ban 1438 H
Pengunjung Online : 4.998
Hari ini : 17.652
Kemarin : 127.290
Minggu kemarin : 688.898
Bulan kemarin : 5.828.511
Anda pengunjung ke 102.467.742
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Tokoh Melayu

Mohd. Naim Daipi

a:3:{s:3:

1. Riwayat Hidup

Mohd. Naim Daipi dilahirkan pada tanggal 27 Juni 1950 di Minto Road, Singapura. Disamping sebagai guru, ia juga seorang sastrawan terkenal Singapura.

Pendidikan yang telah ditempuh Mohd. Naim Daipi yaitu pernah belajar di Sekolah Melayu Kota Raja dan di Sekolah Menengah Tun Seri Lanang. Pada tahun 1967-1970, ia mengikuti Kursus Pendidikan di Maktab Perguruan Singapura (TTC), dan berhasil memperoleh Sertifikat Pelajaran. Kemudian, tahun 1988-1990, ia memperoleh Sertifikat Pelajaran Lanjutan dari Institut Pendidikan Nasional, Singapura.

Mohd. Naim Daipi memulai karirnya sebagai guru sejak tahun 1967 pada beberapa sekolah rendah di Singapura. Disamping sebagai guru, ia juga memiliki beragam pekerajaan, di antaranya sebagai penulis tetap di Institut Pengembangan Kurikulum Singapura (CDIS); dosen tamu di Institut Pendidikan Nasional; pembimbing diskusi kelompok khusus guru-guru Bahasa Melayu dalam acara Pelatihan Guru (Training Branch); Menteri Pendidikan Singapura (MOE); Ketua Jabatan Bahasa Ibunda (HOD/MT) di Sekolah Rendah Griffiths; dan Tenaga Ahli (Master Teacher) di Sekolah Kelompok Timur Tiga (CE3).       

Selain itu, Mohd. Naim Daipi juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, di antaranya anggota Angkatan Sastrawan 50 (ASAS 50), Majlis Pusat, Badan Kesenian Melayu, Perkumpulan Masyarakat Tampines West, Majelis Penyelaras Kegiatan Melayu Persatuan Rakyat (Mesra), dan Majelis Bahasa Melayu Singapura (MBMS).

Sebagai sastrawan, Mohd Naim Daipi mulai menulis sejak tahun 1975. Karya-karya yang telah ia hasilkan berupa puisi, cerpen, esei sastra/kritikan, dan novel. Karya pertamanya berupa puisi berjudul Puisimu Dijelma Senja telah dimuat di surat kabar Berita Mingguan pada tahun 1976. Selain itu, beberapa karya lainnya juga telah dibukukan, seperti novel anak-anak berjudul Tumpas (1977), dan  antologi cerpen berjudul Getar-getar Senja.  

2. Pemikiran

(masih dalam proses pencarian data)

3. Karya-karya

Sebagai sastrawan, Mohd Naim Daipi telah melahirkan beberapa karya berupa puisi, novel, cerpen, dan esei, di antaranya:

  1. Puisimu Dijlema Senja, puisi (1976)
  2. Tumpas, novel  (1977)
  3. Getar-getar Senja,  (antologi cerpen). 

4. Penghargaan

Atas jasa-jasanya pada bidang sastra, Mohd Naim Daipi telah dianugerahi beberapa penghargaan, di antaranya:

  1. Hadiah Sastra dalam novel berjudul Tumpas, (tahun 1977-1978 M.).
  2. Hadiah Sastra dalam Esei Sastra berjudul Ke Mana Arah Kita, kategori sastra berunsur agama (1979-1980 M.).
  3. Hadiah Sastra dalam Esei Sastra berjudul Mengesan Kreativiti Sastra Mutakhir, (tahun 1981-1982 M.).
  4. Long Service Award (tahun 1998 M.).
  5. Tampines Friends Award dari Tampines West Grassroots Organitations (tahun 2000 M).
  6. Pingat Bakti Masyarakat (PBM), (tahun 2003 M.).

Sumber : www.saujana.sg

Dibaca : 11.663 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password