08 agustus 2015 07:07
Hikayat Malim Deman
Judul Buku
| : | Hikayat Malim Deman |
Penulis
| : | Pawang Ana, Raja Haji Yahya |
| Penerbit | :
| Fajar Bakti, Shah Alam Malaysia |
Cetakan
| :
| Ketiga, 1998 |
Tebal
| :
| viii + 85 Halaman |
Ukuran
| :
| 15 cm x 22 cm. |
Hikayat Malim Deman merupakan cerita lama (hikayat) yang tergolong dalam bentuk sastra lama yang menjadi penghilang gundah bagi siapa saja yang mendengar/membacanya. Hikayat ini dibuat dengan bahasa sastra yang tinggi dan penuh makna. Sangat disukai oleh masyarakat mulai dari lapisan umum hingga para raja yang berkuasa. Karena itu Hikayat Malim Deman terdapat juga dalam sastra Aceh, Minangkabau, dan Batak.
Hikayat ini mengisahkan latar belakang keluarga pada zaman dahulu dan yang menjadi watak utama ialah Malim Deman, putera tunggal Raja Malim Dewa yang dipercayai memerintah di sebuah tempat yang bernama Bandar Muar. Malim Deman mempelajari ilmu dunia dan akhirat sehingga ia menjadi seorang yang perkasa dan bijak dalam segala hal.
Hikayat yang kaya syair dan pantun nan indah ini dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu sebelum mengembara, ketika mengembara, dan sekembalinya dari pengembaraan.
Hikayat Malim Deman pada zaman dahulu tersebar luas secara lisan dan turun temurun. Berkembang cepat di tengah masyarakat melalui cerita dari mulut ke mulut. Bahkan hingga saat ini, ketika hikayat ini sudah banyak dibukukan, tidak diketahui siapa sang empu dan pembuat ceritanya. Walaupun tidak diketahui kebenaran dari hikayat tersebut, Saat ini buku-buku Hikayat Malim Deman menjadi salah satu sumber penting dalam kajian bahasa dan sejarah Melayu.
Buku Hikayat Malin Deman ini juga menjadi salah satu usaha menjaga keaslian cerita agar tidak mengalami perubahan baik yang disengaja si pembawa/pembaca cerita ataupun tidak disengaja yang dapat mengurangi keaslian dari cerita tersebut. (OS Koto/Res/46/07-2015)
Editor: Agus Najib Afwan
Read : 3.188 time(s).