Ketika Kaki Menapak Selangkah (Prof. Dr. Sjafri Sairin, MA.)
Oleh : Prof. Dr. Sjafri Sairin, MA.
 | Dari Bintan ke kota Batam Singgah sebentar membeli tenggiri Tenggiri datang dari Deli Setahun sudah bibit ditanam Dipupuk disiram setiap pagi Kuncup indah mulai bersemi Makan cane di kota Medan Berkuah kari dari Benggali Benggali pakai serban biru Bunga indah di tengah halaman Disiram dipupuk sepenuh hati Biar tidak sempat Melayu Fastabiqul Khairat, perintah Allah Wajib dilaksanakan sejak dini Agar tak terjerumus pada kesalahan Melayuonline setahun sudah Insya Allah Tuhan memberkati Ucapan selamat kita sampaikan (ketika kaki menapak selangkah ke depan, mata nyalang menatap ranah impian seulas senyum manis mulai mengembang tinggalkan kenangan penuh perjuangan mengayuh menuju pulau harapan, nan masih menyisakan jalan yang masih panjang entah bila ‘kan jadi kenyataan Asa pantang berhenti Agar Melayu tidak hilang dibumi Yogyakarta, 17 Januari 2008 |
________________
Prof. Dr. Sjafri Sairin, MA.
Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Dibaca : 8.373 kali.
Berikan komentar anda :