Close
 
Rabu, 6 Mei 2026   |   Khamis, 19 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 2.131
Hari ini : 32.766
Kemarin : 45.452
Minggu kemarin : 192.091
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY

 

AGENDA

21 October 2010 17:58 - 30 October 2010 16:58

Pameran Lukisan Emiria Soenassa

Pameran Lukisan Emiria Soenassa

Waktu:
22 – 30 Oktober

Pembukaan, Jumat 22 Oktober 2010 Pukul 19.30. WIB

Jam Buka Pameran:
Setiap hari  09.00 – 21.00 WIB

Tempat:
Bentara Budaya Yogyakarya

Keterangan:

Satu lagi sosok perupa dari masa lalu yang misterius kami tampilkan dalam sebuah pameran lukisan. Dia tercatat sebagai pelukis perempuan pertama Indonesia yang hidup dalam tiga zaman, yaitu zaman Belanda, Jepang, dan zaman kemerdekaan. Emiria Soenassa adalah sosok perempuan yang betul-betul hidup, dia bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Masa mudanya dia habiskan berkeliling daerah. Dia pernah menikah,  namun tidak lama kemudian bercerai lalu dia bekerja dari satu profesi ke profesi yang lain. Pernah pula menjadi perawat, kemudian administratur  dan bekerja di Bank. Konon, menurut cerita dia adalah salah satu puteri dari sultan Tidore yang lahir sekitar tahun 1894.

Kiprah senirupanya dia mulai sekitar akhir tahun 1930-an di Batavia ketika dia sudah berumur sekitar 40 tahun. Dia seangkatan dengan Soedjojono dan Affandi, namun namanya kelihatannya tidak diperhitungkan waktu itu, mungkin karena dia perempuan. Dia pernah berpameran di toko buku Kolf Burning,  Batavia tahun 1940, kemudian tahun 1943 karyanya diberi penghargaan oleh pemerintah Jepang. Kisah hidupnya memang samar-samar bagi kita karena dia kurang populer di kalangan perupa, bahkan tahu-tahu terdengar kabar kalau Emiria Soenassa sudah meninggal di Lampung tahun 1964

Sekitar 60 tahun yang lalu, Emiria Soenassa pernah pameran bersama dengan pelukis Oesman Effendi, Zaini, dan Trisno Soemardjo di Jakarta. Kini kita dapat menikmati kembali  karya-karya Emiria dalam pameran yang akan digelar pada  bulan Oktober di Bentara Budaya Yogyakarta dan bulan Desember di Bentara Budaya Jakarta. Ada sekitar 30-an karya Emiria yang dibuat dengan cat minyak di atas hardboard dan kanvas, yang akan dipamerkan, karya-karya ini  merupakan koleksi dari keluarga Woworuntu

 

AGENDA KEGIATAN