Close
 
Selasa, 26 Mei 2026   |   Arbia', 9 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 2.380
Hari ini : 28.052
Kemarin : 23.907
Minggu kemarin : 221.971
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY

 

AGENDA

06 October 2010 17:13 - 07 October 2010 16:13

Pameran Seni Rupa karya PUTU SUTAWIJAYA GESTICULATION

Pameran Seni Rupa karya PUTU SUTAWIJAYA GESTICULATION

Tempat:
Bentara Budaya Jakarta

Waktu:
Selasa, 28 September 2010 pukul 19.30 wib  (undangan)

Pameran untuk umum:
29 September – 7 Oktober 2010 pukul 10.00 – 18.00 wib

Keterangan:

Proses dan praktik badani memproduksi tanda-tanda melalui gestur bisa dengan jelas dianalogikan dengan tindakan memproduksi tanda-tanda lingual-akustik melalui seperangkat alat ucap. Jika yang terakhir ini biasa disebut sebagai artikulasi, maka yang sebelumnya dapat dinamakan sebagai gestikulasi (gesticulation). Putu Sutawijaya, dengan karya-karya tiga-dimensional (patung dan instalasi) terbarunya, tetap bertahan dengan representasi tubuh dan gestikulasi, meskipun kali ini dia menawarkan konteks yang berbeda-beda demi mencapai pengucapan tertentu yang diinginkannya. “Agar tubuh-tubuh itu dapat berkisah,” ujarnya. Maka dari itu, gestukulasi tubuh-tubuh di dalam serangkaian karyanya ini menjadi lebih variatif dengan lontaran-lontaran gagasan di sekitar tegangan dan ketaksaan (ambiguity) yang menyelubungi proses-proses sejarah, kontinuitas dan diskontinuitas, tradisi dan perubahan, kepatuhan dan resistensi, juga masalah pendefinisian-ulang atas identitas-dentitas kultural yang mapan. Putu Sutawijaya menyodorkan pertanyaan-pertanyaan kritisnya dengan kecenderungan gestikulasi yang keras namun rawan.

Putu Sutawijaya dilahirkan di Banjar Angseri, Tabanan, Bali, 27 November 1971. Pendidikan seni rupa diselesaikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta (1991-1998) dan telah beberapa kali melakukan pameran tunggal di China,  Jakarta, Hongkong dan Malaysia. Ia memperoleh beberapa penghargaan, yang terpenting adalah Lempad Prize dari Sanggar Dewata Indonesia (2000),  serta Best Painting dari Yayasan Seni Rupa Indonesia dan Philip Mooris Art Award (1999).

Acara ini diresmikan oleh Butet Kertaradjasa, MC oleh Trio Kirik dan bintang tamu Dewa Budjana.

 

AGENDA KEGIATAN