Beliung
Beliung terdiri dari empat bagian: badan, mata, tangkai serta tali untuk memperkuat penyatuan antara badan dan tangkai beliung tersebut. Badan dan tangkai beliung ini terbuat dari bahan kayu yang keras, seperti kayu tembesu atau bulian; mata beliung terbuat dari besi yang berukuran lebar lebih kurang 4 cm dan panjang 8 cm; sementara talinya terbuat dari kulit pohon kayu terap. Pada badan beliung, biasanya dibuat sebuah lubang sebagai tempat melekatkan tangkai beliung. Selain itu, tangkai beliung pada umumnya berbentuk bulat, tetapi pada bagian ujungnya membentuk persegi. Kebanyakan tangkai beliung berukuran panjang 45 cm dan berdiameter 3 cm. Di bagian pangkal tangkainya ditata dan diraut lebih halus, sehingga telapak tangan tidak merasa nyeri ketika menggenggamnya, sekalipun dalam waktu yang relatif lama.
Sumber:
Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau, Atlas (Ensiklopedia) Kebudayaan Melayu Riau, 2005, Pekanbaru
Dibaca : 9.934 kali.
Berikan komentar anda :