Parang panjang
Parang panjang adalah alat yang digunakan untuk menebas rerumputan liar di perkebunan kelapa, persawahan, perladangan dan lain-lain. Sebutan parang panjang sekedar untuk membedakannya dengan parang pendek yang digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga di dapur.
Parang panjang terdiri dari dua bagian: badan dan gagang atau ulu parang. Badan parang terbuat dari bahan besi baja, bentuknya lentik. Besi di bagian pangkalnya agak tebal dan kecil serta runcing agar mudah dimasukkan ke lubang ulu atau gagang, tetapi semakin ke ujung semakin lebar dan tipis. Panjang parang panjang ini kira-kira 65 cm dengan lebar di bagian tengah kira-kira 5 cm. Sedangkan gagang parang terbuat dari bahan kayu yang keras dan liat, biasanya seperti kayu bangur, jambu dan lainnya. Pembuatan dengan jenis kayu tersebut dimaksudkan agar tidak pecah ketika pangkal parang panjang yang runcing dimasukkan ke lubang yang dibuat di gagang tersebut. Gagang biasanya berukuran panjang 10 cm dengan diameter 4-5 cm. Bentuknya bulat lonjong, tetapi pada bagian pangkalnya agak besar, yang berguna untuk memantapkan pegangan gagang parang tersebut, sehingga ketika dipakai tidak mudah lepas dari penggunanya.
Sumber:
Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau, Atlas (Ensiklopedia) Kebudayaan Melayu Riau, 2005, Pekanbaru
Dibaca : 13.852 kali.
Berikan komentar anda :