Senin, 27 Februari 2017   |   Tsulasa', 30 Jum. Awal 1438 H
Pengunjung Online : 8.976
Hari ini : 64.730
Kemarin : 67.112
Minggu kemarin : 233.537
Bulan kemarin : 4.156.978
Anda pengunjung ke 101.810.801
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Bilik

a:3:{s:3:

Bilik atau belubur adalah lumbung padi sebagai tempat untuk menyimpan padi. Bilik terdiri dari dari tiang (tongkat), dinding, lantai dan atap.  Biasanya tiang bilik terdiri dari sembilan buah tiang (untuk bilik besar), terbuat dari kayu-kayu yang berkualitas tinggi, berbentuk kayu balok persegi; dinding dan lantai terbuat dari papan meranti atau balam; sementara atap bilik terbuat dari seng, daun serdang atau daun rumbia. Bilik ini berbentuk persegi empat dengan ketinggian tiangnya dari permukaan tanah sekitar 50 cm. Lebar bangunan bilik antara 2-3 m2, tetapi semakin ke bawah, lebarnya semakin mengecil. Bangunan ini tidak memiliki pintu atau jendela, sehingga, jika ingin memasukkan atau mengeluarkan padi, cukup hanya melalui sebuah lubang yang dapat dibuka lebar yang terletak di salah satu bagian dinding bilik tersebut. Untuk menjangkau lubang tersebut, dibuat sebuah tangga kayu dengan kemiringan letak tangga tersebut kira-kira 200.

Sumber:

Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau, Atlas (Ensiklopedia) Kebudayaan Melayu Riau, 2005, Pekanbaru

Dibaca : 7.405 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password