Pergeseran dan Persesuaian
Bahasa Melayu Riau segera mengalami perkembangan yang pesat setelah berubah status; di Indonesia namanya berubah menjadi bahasa Indonesia. Bukan itu saja, bahasa yang bernama bahasa Indonesia ini berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan zaman dan perkembangannya, sehingga sama sekali menjadi bahasa yang berbeda dari ‘ibunya’ setelah sekian puluh tahun. Perbedaan ini terlihat jelas apabila bahasa Melayu Riau dibandingkan dengan bahasa Indonesia era pascakemerdekaan terutama setelah adanya pembaruan ejaan. Bahasa Indonesia terus berbenah melalui lembaga-lembaga resmi pemerintah, lembaga pendidikan dan lembaga-lembaga swasta menuju sebuah bahasa yang mampu mengakomodasi kebutuhan penuturnya yang dapat memiliki (dan dipengaruhi oleh) beragam logat dan pelbagai latar belakang kebahasaan.
Akan halnya di Malaysia, hal hampir serupa pun terjadi. Dengan latar yang sedikit berbeda, bahasa Malaysia tetap bernama bahasa Melayu. Begitu pula dengan bahasa Melayu di Brunei, namanya tidak berubah. Namun seperti di Indonesia, di sana-sini terjadi pergeseran dan penyesuaian pada bahasa itu, untuk menjadi sebuah bahasa yang efektif dan efisien. Pembenahan dan pergeseran seperti apakah yang terjadi di negara-negara berpenutur Melayu terbanyak ini? (SR/bhs/23/07-07)
Dibaca : 9.550 kali.
Berikan komentar anda :